Pewarta: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat, DR. Ir. H. Mulyadi Djaya, memberikan penjelasan terkait dana hibah sebesar Rp1 miliar yang diberikan Gubernur Provinsi Papua Barat kepada MUI Papua Barat.
Dalam press rilis yang diterima media ini, Senin 3 Agustus 2026, Mulyadi Djaya menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan hibah dari Gubernur Provinsi Papua Barat yang diperuntukkan bagi MUI Papua Barat.
“Hibah Rp1 miliar ini diberikan kepada MUI Papua Barat, bukan kepada perorangan. Seluruh pengelolaan dan penggunaannya akan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pelaksanaan kegiatan-kegiatan keumatan bisa berjalan baik dan akuntabel,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi Djaya sebagai tanggapan atas pemberitaan salah satu media online yang menyebutkan MUI Provinsi Papua Barat melakukan pemotongan atau penyunatan dana sebesar Rp300 juta dari total hibah Rp1 miliar.
Menurut Mulyadi Djaya, dana hibah tersebut diberikan oleh Gubernur Papua Barat berdasarkan proposal yang diajukan oleh MUI Provinsi Papua Barat, dengan pengelolaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab MUI Papua Barat.
“Jadi jangan dibalik ya, ini hibah dari Gubernur Papua Barat turunnya ke MUI Papua Barat berdasarkan permohonan yang kami ajukan. Jadi bukan dananya Panitia Peringatan Masuknya Islam ke-666 tahun di Tanah Papua atau MUI Kabupaten Fakfak yang kami kelola,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa dana tersebut telah disalurkan kepada panitia pelaksana di Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Manokwari untuk membiayai berbagai kebutuhan kegiatan.
Mulyadi Djaya menegaskan bahwa pengelolaan dana hibah yang diterima dilakukan secara terbuka dan menjadi tanggung jawab penuh MUI Provinsi Papua Barat. Seluruh penggunaan dana, kata dia, akan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, perhatian pemerintah merupakan bentuk nyata komitmen dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta memperkuat kerukunan umat beragama di Papua Barat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., yang telah memberikan dukungan melalui bantuan hibah sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik. Rencananya beliau juga akan hadir bersama para pejabat pemerintah pada kegiatan di Manokwari maupun acara puncak di Fakfak,” ucapnya.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
