
Pewarta: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., berpesan kepada 71 wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Asyafi’iah agar tidak menjadikan gelar akademik sebagai akhir dari perjalanan pendidikan, tetapi sebagai bekal untuk mengabdi kepada masyarakat dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Fakfak Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Rosani Salim, yang hadir mewakili Bupati Fakfak pada acara wisuda STIA Asyafi’iah di Hotel Grand Papua Fakfak, Sabtu 12 September 2026.
Dalam Berbagai Bupati yang disampaikan Rosani Salim, Pemerintah Kabupaten Fakfak menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan dan berhasil meraih gelar akademik.
Menurut Bupati, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh melalui pengabdian dan kerja nyata di tengah masyarakat.
Sebanyak 71 lulusan STIA Asyafi’iah diharapkan mampu menerapkan ilmu dan kemampuan yang dimiliki sesuai bidang keilmuan masing-masing, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik, profesional, dan bertanggung jawab.
Para lulusan juga didorong untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan mengambil peran dalam pembangunan, di mana pun mereka berada.
Prinsip “di mana kaki dipijak, di situ bumi dijunjung” diharapkan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Para lulusan diminta tetap menghargai lingkungan, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Fakfak.
Bupati juga menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan hendaknya tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Dalam konteks pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Fakfak memandang lulusan perguruan tinggi sebagai bagian penting dari kekuatan sumber daya manusia yang dapat menjadi mitra pemerintah.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan sekaligus memastikan program pemerintah memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Rosani Salim menyampaikan bahwa para wisudawan diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Para lulusan, kata dia, perlu berani mengambil peran di masyarakat tengah dengan mengandalkan kapasitas dan bidang keilmuan yang telah dimiliki.
“Para lulusan diharapkan dapat hadir di tengah masyarakat, melihat berbagai persoalan yang ada dan ikut memberikan solusi sesuai dengan kapasitas serta bidang keilmuan yang dimiliki,” pesan Bupati yang disampaikan Rosani.
Kehadiran generasi muda yang berpendidikan, selanjutnya diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mendorong perubahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Fakfak.
Bupati berharap momentum wisuda tersebut menjadi titik awal bagi para lulusan untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah.
Dengan bekal pendidikan yang telah diperoleh, 71 wisudawan dan wisudawati STIA Asyafi’iah diharapkan mampu mengambil peran dalam pembangunan serta menjadi bagian dari generasi yang turut menentukan masa depan Kabupaten Fakfak.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak