
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah, Marthen Ronald Wouw, S.STPAR, M.BA., memberikan Perayaan kehangatan penuh dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Fakfak, yang digelar di Kampung Kotam, Rabu, 1 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, ia menyatakan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk mantan Bupati Fakfak, Bapak Untung Tamsil, S.Sos.,M.Si., yang disebut sebagai tamu kehormatan. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, DPRK Fakfak, Sekda, serta pejabat TNI-Polri dan tokoh agama juga diapresiasi dengan penuh rasa hormat.
“Selamat datang di negeri kami, Distrik Fakfak Timur Tengah. Kehadiran bapak-ibu sekalian adalah kebahagiaan besar dan membawa berkah bagi kami semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan filosofi “Satu Tungku Tiga Batu” yang menjadi lambang kerukunan masyarakat Fakfak. Filosofi ini mencerminkan persaudaraan antarumat beragama, di mana Katolik, Protestan, dan Islam hidup berdampingan dalam harmoni. “Saudara-saudara Kristen menyatakan siap mendukung saudaranya yang Muslim dalam hajatan besar MTQ ini. Inilah wujud persaudaraan sejati kita,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Distrik juga mengingatkan betapa pentingnya rasa syukur atas perjalanan bangsa yang memasuki usia 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa angka 8 dan 0 mewakili rangkaian tak terputus sebagai simbol keberlangsungan kehidupan bangsa.
Ucapan terima kasih khusus juga ia sampaikan kepada Bupati Fakfak beserta jajaran pemerintah daerah, Danrem 182/JO, Kapolres, dan seluruh aparat keamanan yang telah membantu lancarnya acara. Tak lupa penghargaan diberikan kepada panitia penyelenggara, pemuda lintas agama, para guru, Pramuka, hingga mama-mama yang turut mengambil bagian dalam suksesnya MTQ XI.
Secara khusus, Kepala Distrik menyampaikan penghargaan kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Bapak Drs.H. Ali Bahan Temongmere, MTP., atas dukungan nyata yang diberikan bagi terselenggaranya acara ini. “MTQ ini bukan hanya milik Fakfak Timur Tengah, bukan hanya milik Kabupaten Fakfak, tapi milik Papua Barat bahkan milik seluruh Indonesia,” tegasnya.
Di akhir Berbagainya, ia meminta maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung. Sebagai penutup, Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah membacakan sebuah puisi tentang makna MTQ XI yang merefleksikan kerinduan umat untuk terus mengagungkan qalam Allah dan mempererat persaudaraan di bumi Papua Barat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
Semangat Persaudaraan Harus bina dan berlanjut sehingga menciptakan perdamaian bagi Seluruh Umat manusia di Tanah Papua , Selamat Kepada Stakeholder Kegiatan