
Reporter: Annisa Mirandra
INFOFAKFAK.COM, – Kegiatan kampanye kebersihan bertajuk Clean The City di laksanakan di Taman Satu Tungku Tiga batu pada hari Jumat, 1 Mei 2026.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Abdul Hafidz Bahansabu dan R. Mutia Siddiqa S.Kom., selaku Pendiri Rumah Belajar HF (Humanity First) SaTuTiBa (Satu Tungku Tiga Batu), serta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak.
Clean The City merupakan jargon sekaligus gerakan kampanye kebersihan yang fokus pada isu persampahan dan pelestarian lingkungan. Komunitas ini berpusat di Jakarta dan telah berkembang di hampir 53 titik di seluruh Indonesia. Kehadirannya di Fakfak menjadi langkah awal dalam memperluas gerakan peduli lingkungan.
Dalam kegiatan ini, secara khusus fokus kepada anak-anak Rumah Belajar HF SaTuTiBa sebagai generasi penerus dengan tujuan memberikan edukasi. Edukasi dilakukan melalui praktik langsung seperti membersihkan lingkungan sekitar, membuang sampah pada tempatnya, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan sejak dini. Setelah kegiatan bersih-bersih dilanjutkan dengan kampanye terbuka guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Abdul Hafidz Bahansabu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah kecil yang diharapkan dapat membawa dampak besar ke depan. “Kami ingin memulai dari hal sederhana. Anak-anak perlu diajarkan sejak dini agar kebiasaan baik ini bisa dibawa ke rumah, keluarga, dan menyebar lebih luas ke masyarakat,” ujarnya. Ia juga berharap kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dapat terus berlanjut tidak hanya sebatas kampanye hari ini, tetapi juga melalui kegiatan lingkungan lainnya di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak, Liza Neirasari, ST,MT, menjelaskan bahwa “Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Sebelumnya, Rumah Belajar HF SaTuTiBa telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak untuk menyambut momentum Hari Pendidikan dengan kegiatan yang positif. Sosialisasi kegiatan juga telah dilakukan melalui siaran radio RRI untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi bersih kota,” jelasnya.
“Kita ingin membentuk karakter anak sejak dini. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang jenis-jenis sampah dan cara memilahnya. Untuk sampah organik, kami juga memberikan pelatihan pembuatan kompos karena tanah kita membutuhkan nutrisi,” jelas Liza.
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya milik pemerintah, tetapi seluruh masyarakat. “Lingkungan bukan hanya tanggung jawab instansi atau orang dewasa saja, tetapi semua individu yang hidup di Kabupaten Fakfak harus ikut berperan menjaga lingkungan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi Komunitas Pena Fakfak dan LSM Lampu Kita yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat melibatkan lebih banyak pihak dan dapat terus berkembang ke depan.
Melalui kegiatan Clean The City, diharapkan terbentuk karakter anak-anak yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Gerakan kecil ini diyakini dapat menjadi awal dari perubahan besar menuju Fakfak yang lebih bersih dan lestari.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak