
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menghadiri kegiatan Penamatan dan Pentas Seni Kelompok Bermain (KB) Kartika XXII-8 yang berada di bawah naungan Yayasan Kartika Jaya Cabang XXII Kasuari. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan penting kepada para orang tua mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) serta perlunya membatasi penggunaan telepon genggam (HP) pada anak-anak. Senin 15 Juni 2026
Acara yang berlangsung meriah dan penuh haru itu menjadi momen istimewa bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di KB Kartika XXII-8 dan bersiap melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Dalam sambutannya, Ibu Nurwidayati mengawali dengan menyapa para siswa yang menjadi pusat perhatian pada hari bahagia tersebut. Ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anak yang telah menyelesaikan masa belajar mereka di tingkat PAUD.
“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di KB Kartika dan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga menjadi anak-anak yang cerdas, berakhlak baik, dan membanggakan orang tua,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XXII Kasuari, para pengurus yayasan, perwakilan Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, tenaga pendidik, orang tua murid, serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Bunda PAUD Fakfak menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kebiasaan belajar, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki sekolah dasar.
Menurutnya, masih ada anggapan di masyarakat bahwa anak tidak perlu mengikuti pendidikan PAUD dan bisa langsung masuk SD. Padahal, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan antara anak yang pernah mengenyam pendidikan PAUD dan yang tidak.
“Anak-anak yang mengikuti PAUD biasanya lebih siap menerima pembelajaran saat masuk SD. Mereka sudah memiliki dasar-dasar yang baik, baik dalam hal disiplin, etika, cara belajar, maupun kemampuan bersosialisasi dengan teman-temannya,” jelasnya.
Karena itu, ia mengimbau seluruh orang tua untuk tidak mengabaikan pendidikan usia dini dan memastikan anak-anak memperoleh kesempatan belajar sejak usia dini.
Selain menyoroti pentingnya PAUD, Ibu Nurwidayati juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan gadget dan telepon genggam pada anak-anak.
Ia mengaku prihatin melihat semakin banyak anak usia dini yang sudah akrab dengan HP tanpa pengawasan yang memadai dari orang tua.
“Saat ini banyak sekali anak-anak yang masih kecil sudah diberikan HP. Bahkan sebelum tidur, mereka lebih sering diberikan HP daripada didongengkan oleh orang tuanya seperti dulu,” katanya.
Menurutnya, kebiasaan mendongeng, membaca buku cerita, dan berinteraksi langsung dengan anak jauh lebih bermanfaat bagi perkembangan bahasa, imajinasi, dan karakter anak dibandingkan membiarkan mereka terlalu lama bermain gadget.
Ia menegaskan bahwa penggunaan HP pada anak sebaiknya dibatasi dan selalu berada dalam pengawasan orang tua.
“Kalau memang diberikan, harus dibatasi waktunya. Jangan dibiarkan seharian bermain HP. Orang tua juga harus mengetahui dan mengawasi apa yang ditonton atau dimainkan anak-anak,” tegasnya.
Ibu Nurwidayati menilai pembentukan karakter, nilai keagamaan, etika, dan kebiasaan baik harus dimulai sejak usia dini karena pada masa itulah anak lebih mudah menyerap dan membentuk kebiasaan positif.
Ia juga mengingatkan bahwa anak-anak saat ini merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kabupaten Fakfak.
“Pembangunan daerah akan terus berjalan. Namun pembangunan yang baik harus didukung oleh sumber daya manusia yang baik pula. Generasi penerus kita adalah anak-anak yang ada hari ini. Karena itu mereka harus dibimbing, dididik, dan dijaga agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Bunda PAUD Fakfak kembali mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif mendampingi tumbuh kembang anak, memberikan pendidikan sejak dini, memperkuat nilai-nilai moral dan agama, serta membatasi penggunaan gadget demi masa depan generasi Fakfak yang lebih baik.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
