Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Fakfak memastikan KM Labobar untuk sementara tidak melayani pelayaran setelah resmi menjalani docking tahunan sejak 23 Juli 2026. Kapal tersebut akan kembali beroperasi setelah seluruh proses perawatan selesai dan jadwal pelayaran terbaru diterbitkan oleh Manajemen PELNI Pusat.
Kepala PELNI Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengatakan KM Labobar terakhir singgah di Pelabuhan Fakfak pada 16 Juli 2026 sebelum masuk ke PT Samudera Marine Indonesia, Cilegon, untuk menjalani docking tahunan.
Menurutnya, docking merupakan agenda perawatan rutin yang wajib dilakukan setiap tahun guna memastikan kapal tetap laik laut, aman, dan nyaman bagi seluruh penumpang. Selama proses tersebut, dilakukan pemeriksaan keselamatan, perawatan rutin, serta perbaikan berbagai komponen, termasuk bagian bawah kapal.
“KM Labobar akan kembali melayani penumpang di Fakfak setelah seluruh pekerjaan docking selesai dan kami menerima jadwal operasional terbaru dari Manajemen PELNI Pusat,” ujar Agus.
Selama KM Labobar menjalani docking, layanan angkutan laut menuju dan dari Fakfak tetap tersedia melalui KM Sinabung. Kapal tersebut dijadwalkan singgah di Fakfak pada 9 Agustus 2026 dengan rute Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Ambon – Banda – Tual – Dobo – Kaimana – Fakfak pulang-pergi (PP).
PELNI Cabang Fakfak juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket hanya melalui saluran resmi guna menghindari penipuan maupun praktik percaloan. Tiket dapat diperoleh melalui aplikasi PELNI Mobile, situs resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin’ Mandiri, BNI Agen46, BRImo, jaringan Indomaret dan OMI Mitra Indogrosir, Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, Easybook, Via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia, Versa, hingga Topindo.
Untuk kemudahan transaksi, PELNI juga telah bekerja sama dengan berbagai mitra pembayaran, di antaranya Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Mandiri Virtual Account, Permata Bank, Indomaret, OMI Mitra Indogrosir, Alfamart, Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.
Agus mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan tiket yang dibeli merupakan tiket resmi. Keaslian tiket dapat dicek dengan memasukkan kode booking melalui fitur Cek Pemesanan di situs resmi PELNI.
“Jangan membeli tiket melalui calo karena sangat merugikan. Selain itu, pastikan nama yang tertera pada tiket sesuai dengan identitas asli penumpang. Kami akan menolak penumpang apabila identitas tidak sesuai dengan nama yang tercantum di tiket,” tegasnya.
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
