Breaking News
Home / Headline / Hampir Setahun Dipimpin Farid Fauzan Mahubessy, RSUD Fakfak Percepat Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern

Hampir Setahun Dipimpin Farid Fauzan Mahubessy, RSUD Fakfak Percepat Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern

 

Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., menyampaikan sambutan pada kegiatan launching program pengembangan RSUD Fakfak. Sabtu, 11 Juli 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAKMCOM, – Hampir satu tahun memimpin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak, Direktur RSUD Fakfak Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., MARS, terus mendorong percepatan transformasi rumah sakit menuju institusi pelayanan kesehatan yang modern, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sejak dilantik pada 26 Agustus 2025, Farid membawa sejumlah langkah strategi dalam pembangunan RSUD Fakfak, mulai dari peningkatan mutu pelayanan, penguatan tata kelola rumah sakit, pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM), digitalisasi layanan, hingga peningkatan fasilitas kesehatan.

Lulusan Program Magister Universitas Indonesia tersebut menegaskan bahwa transformasi RSUD Fakfak tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun sistem pelayanan yang lebih efektif, memperkuat profesionalisme tenaga kesehatan, serta menanamkan budaya keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

“RSUD Fakfak akan terus bertransformasi sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan. Fokus kami bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kompetensi SDM, penguatan tata kelola, penerapan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dengan SatuSehat, serta memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas,” ujar Farid.

Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Fakfak, RSUD Fakfak saat ini berstatus akreditasi C dengan kapasitas 118 tempat tidur. Pengembangan rumah sakit terus diarahkan agar mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas sesuai standar nasional.

Peresmian dan peluncuran berbagai program pengembangan RSUD Fakfak menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan transformasi rumah sakit tersebut.

Kegiatan itu menghadirkan Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., jajaran Forkopimda Fakfak, serta sejumlah tokoh kesehatan nasional.

Turut hadir Prof. Ede Surya Darmawan, S.KM., M.DM., Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, serta Dr. Fetty Yulianti Permanasari, S.Si., M.PH., Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan.

Kehadiran kedua tokoh kesehatan tersebut menjadi momen istimewa bagi Farid Fauzan Mahubessy, karena keduanya merupakan dosen pembimbing dan dosen penguji saat Farid menyelesaikan pendidikan Program Magister di Universitas Indonesia.

Dalam berbagai acara peluncurannya, Farid menyampaikan bahwa transformasi RSUD Fakfak merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui penguatan sistem pelayanan, peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan informasi teknologi, serta penerapan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien.

“Perubahan ini adalah hasil kerja bersama seluruh unsur rumah sakit, mulai dari dokter, jajaran manajemen, perawat, tenaga kesehatan lainnya, hingga seluruh staf yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam proses transformasi tersebut, RSUD Fakfak terus melakukan penguatan fasilitas dan pelayanan kesehatan.

Saat ini, RSUD Fakfak telah mengoperasikan ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan kapasitas delapan tempat tidur dan delapan unit ventilator. Rumah sakit juga telah menyediakan ruang rawat inap berbasis Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dengan kapasitas 36 tempat tidur.

Selain itu, RSUD Fakfak tetap menyediakan ruang isolasi dengan kapasitas 12 tempat tidur sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kebutuhan pelayanan pasien dengan penyakit infeksi.

RSUD Fakfak juga mendukung program pelayanan kesehatan gratis Pemerintah Kabupaten Fakfak, termasuk menyediakan makan dan minum bagi pendamping pasien rawat inap sebagai bentuk pelayanan yang lebih manusiawi kepada pasien dan keluarga.

Di bidang pelayanan spesialistik, RSUD Fakfak terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra kesehatan nasional.

Salah satunya melalui kolaborasi bersama Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Barat dalam pelaksanaan bakti sosial operasi katarak, pterigium, serta pemeriksaan kesehatan mata gratis bagi masyarakat.

Farid menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak, pemerintah pusat, Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Kejaksaan, DPRK Fakfak, seluruh organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta seluruh jajaran RSUD Fakfak atas dukungan dan sinergi dalam membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Donatus Nimbtikendik juga menjadi faktor penting dalam percepatan pembenahan RSUD Fakfak, baik melalui kebijakan, dukungan anggaran, pembangunan infrastruktur, serta melengkapi fasilitas kesehatan.

Hampir satu tahun kepemimpinannya menjadi bagian dari perjalanan perubahan RSUD Fakfak. Dengan penguatan tata kelola, peningkatan fasilitas, inovasi pelayanan, digitalisasi, serta kolaborasi lintas sektor, RSUD Fakfak terus mempercepat transformasi menuju rumah sakit modern yang profesional dan mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak.***

About Amrin Bro

Check Also

Dandim Wahlin Apresiasi Peresmian Gedung KRIS dan ICU Standar RSUD Fakfak

  Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *