Breaking News
Home / Fakfak News / Fetty Yulianti Permanasari: Idu Idu Maninina Jojour Sejalan dengan Semangat Gotong Royong JKN

Fetty Yulianti Permanasari: Idu Idu Maninina Jojour Sejalan dengan Semangat Gotong Royong JKN

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Dr. Fetty Yulianti Permanasari saat menyampaikan sambutan pada peresmian Gedung KRIS RSUD Fakfak. Sabtu, 11 Juli 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Semangat budaya Idu Idu Maninina Jojour yang mengandung nilai kehidupan damai, rukun, kebersamaan, dan saling mendukung dinilai sejalan dengan semangat gotong royong dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Dr. Fetty Yulianti Permanasari, S.Si., MPH, dalam kegiatan peresmian Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) RSUD Fakfak serta penguatan layanan kesehatan di Kabupaten Fakfak.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, Prof. Ede Darmawan, Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), jajaran Forkopimda Kabupaten Fakfak, pimpinan dan anggota DPRK Fakfak, pimpinan OPD, Direktur RSUD Fakfak serta jajaran manajemen, para dokter, dan tenaga kesehatan. Sabtu, 11 Juli 2026.

Fetty menyampaikan bahwa nilai yang terkandung dalam budaya Idu Idu Maninina Jojour memiliki keselarasan dengan semangat Program JKN, yaitu membangun kepedulian bersama agar setiap masyarakat mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

“Semangat Idu Idu Maninina Jojour sejalan dengan semangat gotong royong dalam Program JKN. Melalui pelayanan kesehatan yang baik, kami ingin menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Dr. Fetty.

Ia menyampaikan penghargaan kepada Bupati Fakfak Samaun Dahlan beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Fakfak atas komitmen dan dukungan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Apresiasi juga diberikan kepada Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, Direktur RSUD Fakfak beserta seluruh jajaran manajemen, para dokter, perawat, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik di Kabupaten Fakfak.

Menurut Dr. Fetty, peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat.

Ia menjelaskan, Program JKN merupakan wujud nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia.

“Sejak tahun 2014, Indonesia menyelenggarakan Program JKN sebagai bentuk komitmen negara dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan menuju mencakup kesehatan semesta atau Universal Health Coverage,” jelas Dr. Fetty.

Menurutnya, JKN bukan sekedar sistem pembiayaan kesehatan, namun merupakan instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial melalui akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Fakfak.

Saat ini, lebih dari 284 juta penduduk Indonesia telah menjadi peserta JKN. Capaian tersebut menunjukkan besarnya komitmen bersama dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Untuk mendukung pelayanan kepada peserta JKN, BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan ribuan fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas rujukan kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perluasan jaringan pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membuka akses pelayanan yang semakin luas, termasuk bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Khusus Kabupaten Fakfak, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Program JKN. Capaian kepesertaan masyarakat Fakfak yang telah mencapai sekitar 95 persen menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

Menurut Dr. Fetty, keberhasilan Program JKN tidak hanya dilihat dari jumlah pesertanya, tetapi juga dari meningkatnya pemanfaatan layanan kesehatan oleh masyarakat.

Meningkatnya kunjungan peserta ke fasilitas kesehatan menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya terhadap Program JKN dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan terus melakukan transformasi melalui digitalisasi layanan agar proses pelayanan berjalan lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.

Transformasi tersebut dilakukan untuk memperluas akses pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, menjaga keberlangsungan pembiayaan kesehatan, serta meningkatkan kepuasan peserta JKN.

Dr. Fetty menegaskan bahwa keberhasilan transformasi kesehatan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antara BPJS Kesehatan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, dan masyarakat.

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Dr. Fetty Yulianti Permanasari bersama Bupati Fakfak Samaun Dahlan, saat meninjau ruang KRIS.

 

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi atas peresmian Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) RSUD Fakfak yang dinilai sebagai langkah strategi Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Menurutnya, KRIS tidak hanya berbicara mengenai kesetaraan ruang perawatan, tetapi juga mencakup standar pelayanan yang memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pasien.

Standar tersebut meliputi kualitas bangunan, pencahayaan, ventilasi, suhu ruangan, kepadatan tempat tidur, fasilitas kamar mandi, ketersediaan oksigen, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

“Pemenuhan standar KRIS menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, lebih aman, dan lebih berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Fakfak,” jelas Dr. Fetty.

Ia menambahkan, transformasi pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pembangunan gedung dan penyediaan sarana prasarana, tetapi harus diikuti dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan pelayanan budaya yang berorientasi pada pasien, pemanfaatan informasi teknologi, serta inovasi yang berkelanjutan.

“Kepada Direktur RSUD Fakfak beserta seluruh jajaran, kami berharap terus berupaya dan berinovasi memberikan pelayanan yang lebih baik sehingga manfaat transformasi kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Dr. Fetty.

Ia kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak pelayanan yang telah bekerja keras mendukung peningkatan kesehatan di Kabupaten Fakfak.

“Semoga kehadiran Gedung KRIS RSUD Fakfak menjadi simbol semangat bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Fakfak. BPJS Kesehatan akan terus memperkuat kolaborasi agar masyarakat memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, cepat, merata, dan berkualitas,” tutup Dr. Fetty.

Melalui semangat budaya Idu Idu Maninina Jojour, pelayanan kesehatan bukan hanya tentang fasilitas dan pengobatan, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, kebersamaan, rasa aman, serta harapan bagi Fakfak untuk hidup sehat, damai, dan sejahtera.***

About Amrin Bro

Check Also

Dandim Wahlin Apresiasi Peresmian Gedung KRIS dan ICU Standar RSUD Fakfak

  Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *