
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Selain mematangkan proyek strategis nasional pabrik pupuk, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga terus memacu perkembangan investasi besar di sektor energi dan perkebunan. Dua proyek raksasa, yakni operasional Blok Gas Ubadari dan perluasan perkebunan kelapa sawit di wilayah Tomage, kini menunjukkan progres yang sangat positif.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyatakan bahwa percepatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan daerah “Fakfak membangun bersama rakyat” yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis pemerataan dan keberlanjutan.
Menurutnya, seluruh proses administrasi dan pembebasan lahan ditargetkan rampung pada tahun 2026, sehingga konstruksi dan produksi massal dapat berjalan penuh pada tahun 2027.
Dalam arah kebijakan daerah yang sering disebut sebagai semangat “Fakfak Membara”, pemerintah daerah menempatkan sektor energi dan perkebunan sebagai penggerak utama ekonomi baru di Fakfak. Program ini juga sejalan dengan visi-misi Bupati Samaun Dahlan bersama wakil bupati dalam memperkuat investasi yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi lokal.
Sektor migas Kabupaten Fakfak akan memasuki babak baru dalam beberapa hari ke depan. Progres di Blok Ubadari berjalan sangat cepat dengan target pemasangan infrastruktur utama di area lepas pantai yang dijadwalkan siap di atas tanggal 10 Juli 2026.
“Terkait investasi ini, saya harus mengejar target waktu. Di atas tanggal 10 Juli ini, Blok Ubadari kita sudah harus siap untuk melakukan pemasangan jaket atau rakit di sana,” ujar Bupati.
Demi memastikan proses tersebut berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun sosial, Pemerintah Kabupaten Fakfak dijadwalkan menggelar rapat koordinasi internal khusus dalam waktu dekat.
Sementara itu, investasi di sektor perkebunan kelapa sawit di wilayah Tomage juga menunjukkan kemajuan administratif yang signifikan. Proyek ini kini memasuki tahap penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Proses tersebut dijalankan untuk memastikan seluruh aktivitas perkebunan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta tidak merugikan masyarakat, termasuk hak-hak masyarakat adat setempat.
Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Fakfak harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak