Home / Fakfak News / Ratusan Warga Fakfak Ikuti Operasi Katarak Gratis, Layanan Diserbu Sejak Hari Pertama

Ratusan Warga Fakfak Ikuti Operasi Katarak Gratis, Layanan Diserbu Sejak Hari Pertama

Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep.,MARS., saat diwawancari awak media. Kamis, 2 Juli 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Lebih dari 200 warga Fakfak mengikuti skrining dan layanan operasi katarak gratis yang digelar RSUD Fakfak bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) dan Rumah Sakit Mata Cicendo Jawa Barat. Tingginya animo masyarakat membuat layanan tersebut diserbu sejak hari pertama pelaksanaan.

Kegiatan yang memasuki hari ketiga sejak dimulai pada 30 Juli 2026 ini menjadi salah satu program pelayanan kesehatan mata terbesar di Kabupaten Fakfak tahun ini. Dari total pendaftar, sekitar 80 pasien telah menjalani tindakan operasi pada hari pertama pelaksanaan yang dimulai 1 Agustus 2026.

Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., MARS., saat diwawancarai Infofakfak, Kamis 2 Juli 2026, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Program ini menjadi bagian dari prioritas pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Selama ini kasus katarak dan penyakit mata lainnya cukup banyak dirujuk ke luar daerah dan membebani anggaran, sehingga kita hadirkan layanan langsung di Fakfak,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini melibatkan sekitar 21 tenaga medis yang terdiri dari delapan dokter spesialis mata senior, satu residen, serta tim pendukung lainnya. Kolaborasi ini merupakan sinergi antara Pemkab Fakfak, Perdami, dan RS Mata Cicendo dalam memperkuat layanan kesehatan spesialistik di daerah.

Antusias masyarakat terlihat sangat tinggi sejak awal pelaksanaan. Ratusan warga datang untuk menjalani pemeriksaan, dengan total pendaftar lebih dari 200 orang yang terus bertambah selama proses skrining berlangsung.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Dalam satu hari pertama saja sudah sekitar 80 tindakan operasi berhasil dilakukan,” kata Farid.

Ia menambahkan, meskipun kegiatan ini menjangkau banyak masyarakat, masih terdapat beberapa kasus yang tidak dapat ditangani, seperti trauma mata akibat bahan kimia, yang tetap harus dirujuk ke fasilitas kesehatan dengan peralatan yang lebih lengkap.

RSUD Fakfak juga menekankan pentingnya penguatan jejaring layanan kesehatan hingga tingkat puskesmas dan 17 distrik, agar informasi kegiatan serupa dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil secara lebih merata.

Ke depan, pemerintah daerah bersama RSUD Fakfak berkomitmen memperkuat fasilitas layanan mata dengan pengadaan alat operasi yang lebih modern, sehingga pelayanan serupa dapat dilakukan secara mandiri di daerah tanpa harus bergantung pada kegiatan bakti sosial atau rujukan ke luar daerah.

Dengan adanya layanan ini, banyak warga mengaku sangat terbantu karena dapat kembali mendapatkan penglihatan yang lebih baik, yang berdampak langsung pada peningkatan aktivitas dan kualitas hidup mereka.

Program bakti sosial ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis yang inklusif dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Fakfak.***

About Amrin Bro

Check Also

Puluhan Tahun Menanam Harapan, Bantuan Pertanian Belum Pernah Singgah ke Kebun Mama Ludia

  Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Di balik ramainya aktivitas jual beli di Pasar Thumburuni, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *