
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Setelah 14 tahun berpisah dari keluarga, Bapak Adam Kapauruma akhirnya kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Fakfak. Kepulangan tersebut menjadi momen penuh haru yang tidak hanya mengakhiri penantian panjang keluarga, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan kepedulian berbagai pihak mampu menghadirkan kembali harapan bagi seseorang yang lama terpisah dari keluarganya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Fakfak, Sadali Lahadalia, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ruhaya La Abukena, S.SSTP., MM, menyampaikan bahwa proses pemulangan Bapak Adam Kapauruma merupakan hasil sinergi Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial yang dilaksanakan oleh UPT Sentra Pangrangi Takalar, bersama Dinas Sosial Kabupaten Takalar dan Dinas Sosial Kabupaten Fakfak dalam memberikan layanan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Dalam proses tersebut, pekerja sosial Dinas Sosial Kabupaten Fakfak menjadi pihak yang mengawali penelusuran identitas dan keberadaan keluarga Bapak Adam setelah menerima informasi mengenai seorang warga asal Fakfak yang berada di luar daerah. Hasil penelusuran awal tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Sentra Pangrangi Takalar dan Dinas Sosial Kabupaten Takalar hingga identitas Bapak Adam beserta keluarganya berhasil dipastikan sebagai dasar pelaksanaan reunifikasi sosial.
“Hari ini kami menerima penyerahan Bapak Adam Kapauruma dari Sentra Pangrangi Takalar. Selanjutnya, Dinas Sosial Kabupaten Fakfak menyerahkan kepada pihak keluarga. Alhamdulillah, setelah kurang lebih 14 tahun tanpa komunikasi dengan keluarga, akhirnya bapak Adam dapat kembali ke kampung halaman berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak,” ujar Ruhaya.
Sementara itu, perwakilan Sentra Pangrangi Takalar menjelaskan bahwa Bapak Adam pertama kali diangkat menjadi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Desa Lamasaju, Kabupaten Takalar. Informasi tersebut bermula dari laporan pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial Kabupaten Takalar bersama Sentra Pangrangi Takalar.
Selama kurang lebih satu bulan menjalani pendampingan di Sentra Pangrangi Takalar, Bapak Adam memperoleh layanan rehabilitasi sosial, mengisi kebutuhan dasar, pendampingan sosial, serta pelayanan kesehatan secara intensif sambil menunggu seluruh proses administrasi dan persiapan pemulangannya ke Kabupaten Fakfak selesai.
Perwakilan tenaga medis Sentra Pangrangi Takalar menambahkan bahwa selama masa pendampingan, kondisi kesehatan Bapak Adam terus memantau secara berkala. Ia diketahui telah menjalani beberapa tindakan operasi sehingga masih memerlukan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan setelah kembali bersama keluarganya di Fakfak.
Beberapa waktu lalu, kisah Bapak Adam sempat menjadi perhatian luas masyarakat setelah beredar di media sosial mengenai seorang warga asal Kabupaten Fakfak yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tanpa didampingi keluarga. Kondisinya yang memerlukan penanganan medis, termasuk beberapa tindakan operasi, mengundang simpati masyarakat sekaligus memunculkan harapan agar dirinya dapat kembali dipertemukan dengan keluarganya.
Di balik perhatian publik tersebut, pemerintah bersama para pekerja sosial terus melakukan penelusuran dan koordinasi lintas daerah secara bertahap. Upaya tersebut pada akhirnya membuahkan hasil, hingga identitas Bapak Adam berhasil dipastikan dan keluarga dapat ditemukan, sehingga proses reunifikasi sosial dapat dipersiapkan hingga tahap akhir.
Puncak dari perjalanan panjang tersebut terjadi pada 29 Juli 2026. Setibanya di Kabupaten Fakfak, Bapak Adam langsung dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Fakfak untuk mengikuti prosesi serah terima dari Sentra Pangrangi Takalar kepada Dinas Sosial Kabupaten Fakfak. Setelah proses serah terima selesai, Bapak Adam kemudian diantar dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Suasana haru pun tak terbendung. Tangis bahagia keluarga pecah saat untuk pertama kalinya setelah 14 tahun mereka kembali memeluk Bapak Adam. Momen yang selama ini hanya simpanan mereka dalam doa akhirnya menjadi kenyataan, menghadirkan kehangatan dan kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Atas keberhasilan proses reunifikasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Sosial menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial beserta UPT Sentra Pangrangi Takalar, Dinas Sosial Kabupaten Takalar, para pekerja sosial, tenaga medis, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian, dedikasi, dan kerja sama sejak proses penelusuran hingga Bapak Adam Kapauruma kembali berkumpul bersama keluarganya.
Kisah kepulangan Bapak Adam Kapauruma menjadi bukti bahwa pelayanan sosial yang dibangun melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga sosial, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan. Setelah 14 tahun berpisah, Bapak Adam akhirnya kembali ke tempat yang paling berarti dalam hidupnya pelukan keluarga. Sebuah akhir yang mengharukan dari penantian panjang, sekaligus awal baru untuk kembali menata kehidupan bersama orang-orang yang tidak pernah berhenti menantinya.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak