
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2025 mulai melakukan pengawasan terhadap sejumlah program pembangunan, dengan fokus utama pada infrastruktur jalan di Kabupaten Fakfak.
Anggota Pansus, Clifford H Ndarndarmana, SE., mengatakan masa kerja pansus selama 30 hari akan dimaksimalkan sebelum hasilnya diparipurnakan pada 18 Mei mendatang.
Ia menilai, keberadaan pansus saat ini menjadi langkah baru DPR Papua Barat untuk mengkaji penggunaan anggaran secara lebih serius, dibandingkan sebelumnya yang hanya melekat pada komisi.
Dalam pelaksanaannya, pansus mengambil beberapa sektor sebagai sampel, seperti kehutanan, PUPR2KP, dan Samsat. Namun perhatian utama diarahkan pada sektor pekerjaan umum, khususnya ruas jalan provinsi di Fakfak.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah ruas Kayuni–Kokas yang kondisinya rusak parah. Jalan tersebut dinilai sangat strategis karena menghubungkan pusat kabupaten dengan Distrik Kokas yang menjadi jalur transportasi LNG dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
“Ini akan menjadi rekomendasi utama kami untuk masuk prioritas pembangunan tahun 2027,” ujar Clifford. Selasa, 5 Mei 2026.
Selain itu, ruas Siboru–Sipatnanam–Werfra–Teluk Patipi sepanjang kurang lebih 31 kilometer juga masuk dalam perhatian pansus. Sebagian ruas dinilai belum tertangani maksimal dan perlu peningkatan.
Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan sangat penting untuk mendukung konektivitas, aktivitas ekonomi masyarakat, serta pelayanan publik di wilayah Fakfak.
Pansus menegaskan, rekomendasi tersebut akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan daerah dan berdampak langsung bagi masyarakat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak