
Pewarta: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah di bidang kesehatan, Dandim 1803/Fakfak menginformasikan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk aktif mencatat dan membantu pendaftaran warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Program ini merupakan bagian dari layanan operasi katarak massal yang digagas Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui RSUD Fakfak.
Instruksi tersebut meliputi arahan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., pada kegiatan Hari Kartini, yang menekankan pentingnya pendataan masyarakat penderita katarak agar dapat segera mendapatkan layanan kesehatan yang tepat.
Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok, sehingga informasi terkait program kesehatan ini dapat tersampaikan secara merata dan tepat sasaran. Pendataan yang dilakukan diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
“Kami mengajak masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak untuk memanfaatkan program ini. Babinsa siap membantu proses pendataan dan pendaftaran,” ujar Dandim. Kamis, 23 April 2026.
Lebih lanjut, Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak melalui RSUD Fakfak juga menggandeng tim medis dari Rumah Sakit Mata Cicendo sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan operasi. Tim medis dijadwalkan tiba pada 1 Juli 2026 untuk melakukan skrining akhir, dilanjutkan operasi pada 2–3 Juli 2026, serta kembali pada 4 Juli 2026.
Program operasi katarak massal ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi medis bagi masyarakat, tetapi juga mampu mengurangi angka penderita gangguan penglihatan di Kabupaten Fakfak. Selain itu, program ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses, tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak