
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, untuk mencerminkan kondisi nyata pendidikan di wilayah kampung yang dinilai masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan. Sabtu, 2 Mei 2026.
Usai mengikuti upacara Hardiknas yang diadakan di halaman Kantor Pemerintah Daerah dan dihadiri Wakil Bupati Fakfak, Ibu Nurwidayati menyampaikan bahwa pelaksanaan peringatan tahun ini telah berjalan dengan baik. Namun demikian, ia menekankan bahwa masih terdapat sejumlah permasalahan mendasar dalam sektor pendidikan, terutama di daerah kampung dan distrik.
“Saya pikir pelaksanaan hari ini sudah maksimal.Tetapi yang perlu menjadi perhatian adalah kondisi pendidikan di kampung.Masih banyak hal yang belum terjangkau, baik dari sisi tenaga pendidik maupun sarana dan prasarana,” ungkapnya.
Ia menyoroti langsung kondisi guru di lapangan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan. Berdasarkan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke sejumlah kampung, Ibu Nurwidayati menemukan adanya guru yang belum memiliki rumah dinas, sehingga harus tinggal dan beraktivitas di lingkungan sekolah.
“Ada guru yang harus tinggal di sekolah, melakukan semua aktivitas seperti tidur dan memasak di sana karena belum tersedia rumah guru. Ini tentu menjadi perhatian serius dan perlunya kepekaan dari Dinas Pendidikan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan permasalahan kekurangan tenaga pendidik di beberapa sekolah. Kondisi ini menyebabkan satu orang guru harus merangkap mengajar beberapa mata pelajaran sekaligus, yang tentunya berdampak pada kualitas pembelajaran.
“Masih ada sekolah yang kekurangan guru, sehingga satu guru harus mengajar beberapa mata pelajaran. Hal ini perlu segera diatasi agar kualitas pendidikan tetap terjaga,” lanjutnya.
Di sisi lain, Ibu Nurwidayati juga menaruh perhatian pada pengembangan potensi anak-anak usia dini. Ia mengaku terkesan dengan salah satu anak dari TK Sukacita yang menunjukkan kecerdasan di atas rata-rata saat diminta tampil.
“Anak-anak seperti ini harus mendapat perhatian khusus. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk mengembangkan potensinya, bahkan jika memungkinkan diikutkan dalam ajang lomba hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada para guru TK Sukacita yang dinilai telah bekerja keras dalam membina dan mengembangkan kemampuan anak didiknya.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi guru-guru di TK Sukacita. Hasilnya terlihat nyata, anak-anak mampu menunjukkan kecerdasan dan bakat mereka dengan baik. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya,” katanya.
Mengakhiri pernyataannya, Bunda PAUD berharap agar pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat lebih fokus dan responsif dalam memperhatikan kebutuhan pendidikan di wilayah kampung, baik dari aspek kesejahteraan guru maupun pengembangan potensi peserta didik.
“Pendidikan adalah fondasi masa depan daerah ini. Pemeliharaan yang merata hingga ke kampung menjadi kunci agar tidak ada anak yang tertinggal,” simpulnya.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
