Breaking News
Home / Fakfak News / RSUD Fakfak Luncurkan Si CeSA, Inovasi Digital untuk Pelayanan Kesehatan Cepat dan SANTUN

RSUD Fakfak Luncurkan Si CeSA, Inovasi Digital untuk Pelayanan Kesehatan Cepat dan SANTUN

Direktur RSUD Kabupaten Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., menyebut Si CeSA sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi waktu tunggu pasien. Senin, 3 Juli 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak resmi meluncurkan inovasi pelayanan kesehatan digital melalui aplikasi pendaftaran rawat jalan Si CeSA (Si Cepat Santun), Senin 3 Juli 2026. Aplikasi berbasis Patient Flow Management ini dihadirkan untuk memangkas antrean pasien, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan efisien bagi masyarakat.

Peluncuran aplikasi yang digelar di Ruang Diklat Lantai 3 RSUD Kabupaten Fakfak itu turut dihadiri Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, Kapolres Fakfak, perwakilan Kodim 1803/Fakfak, perwakilan Lanal Fakfak, Kepala Subdenpom Fakfak, Kepala BPJS Kesehatan, para dokter spesialis, serta jajaran tenaga kesehatan.

Kehadiran Si CeSA merupakan langkah strategis yang diinisiasi Direktur RSUD Kabupaten Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., sebagai upaya melakukan pembenahan sistem pelayanan, khususnya pada proses administrasi rawat jalan yang selama ini menjadi salah satu perhatian masyarakat.

Gagasan menghadirkan aplikasi tersebut lahir dari hasil evaluasi internal rumah sakit terhadap proses pelayanan yang berjalan selama ini. Berdasarkan data observasi, sebanyak 73 persen pasien rawat jalan sebelumnya harus menghabiskan waktu lebih dari 60 menit hanya untuk menyelesaikan proses administrasi pendaftaran sebelum memperoleh pelayanan medis.

Farid Fauzan Mahubessy mengatakan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga medis maupun kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh pengalaman pasien sejak pertama kali datang ke rumah sakit.

“Kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga medis maupun kelengkapan fasilitas. Pengalaman pasien sejak pertama kali menginjakkan kaki di rumah sakit sangat menentukan. Sering kali keluhan warga bersumber dari kerumitan administrasi dan lamanya masa tunggu,” ujarnya.

Menurutnya, Si CeSA bukan sekadar menghadirkan layanan pendaftaran secara daring, tetapi menjadi bagian dari perubahan budaya kerja di lingkungan RSUD Fakfak untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Si CeSA bukan sekadar sebuah aplikasi, tetapi wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui inovasi ini, kami ingin memberikan kemudahan akses layanan yang cepat, transparan, dan nyaman, sehingga warga dapat merasakan langsung manfaat teknologi saat berobat di RSUD Fakfak,” tambahnya.

Dalam penerapannya, Si CeSA mengusung enam nilai budaya kerja yang dirangkum dalam akronim SANTUN, yakni Sigap dalam merespons kebutuhan pasien, Akurat dalam penyajian data medis maupun administrasi, Nyaman dalam memberikan pelayanan, Terukur dalam setiap proses, Unggul dalam menghadirkan inovasi, serta Nyata memberikan manfaat bagi masyarakat.

Nilai pelayanan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik yang mendorong peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi digital, RSUD Fakfak berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebagai penerapan nilai “Terukur”, RSUD Kabupaten Fakfak menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan dengan target penyelesaian proses administrasi pasien maksimal 15 menit. Melalui sistem tersebut, tahapan pelayanan mulai dari pendaftaran, verifikasi data, hingga pengarahan pasien menuju poli tujuan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan tertata.

Bagan Alur Pelayanan Si CESA yang dipresentasikan saat peluncuran di RSUD Fakfak, Senin 3 Juli 2026. Sistem digital ini memangkas registrasi pasien rawat jalan menjadi maksimal 15 menit hingga menuju poli pemeriksaan.

 

Dengan hadirnya Si CeSA, masyarakat tidak lagi harus datang sejak pagi untuk mengantre di loket pendaftaran. Pasien dapat melakukan registrasi secara mandiri melalui aplikasi Si CeSA maupun Mobile JKN dari rumah. Saat tiba di rumah sakit, pasien cukup melakukan verifikasi barcode atau biometrik sebelum menuju poli pemeriksaan.

Inovasi Si CeSA merupakan proyek perubahan yang dikembangkan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I di Makassar. Melalui kolaborasi tim efektif serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Fakfak, pengembangan aplikasi yang semula ditargetkan selesai dalam enam bulan berhasil direalisasikan hanya dalam waktu dua bulan.

Melalui penerapan sistem digital tersebut, RSUD Kabupaten Fakfak berharap pelayanan rawat jalan semakin cepat, tertib, dan efisien, sekaligus memberikan pengalaman berobat yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.***

About Amrin Landupa

Check Also

Tim Ekspedisi Patriot 2026 Tiba di Fakfak, Kodim 1803 Siap Dukung Pengembangan Kawasan Transmigrasi

  Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 resmi tiba di Kabupaten ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *