
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Penampilan Hadrah dan Tari Sawat yang dibawakan Tim Polres Fakfak berhasil menghidupkan panggung Lomba Seni Islami dalam rangka Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) K.H. Ma’ruf Amin, Kabupaten Fakfak, Jumat malam 31 Juli 2026.
Mengusung semangat syiar Islam yang berpadu dengan pelestarian budaya lokal Tanah Mbaham-Matta, Tim Polres Fakfak menyuguhkan pertunjukan yang memadukan tabuhan rebana, lantunan shalawat, alunan musik tradisional, serta gerak Tari Sawat. Pantauan langsung Media Infofakfak di arena kegiatan menunjukkan penampilan tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat. Penonton tampak terkesima mengikuti setiap sajian di atas panggung dan beberapa kali memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi.
Penampilan diawali dengan seni Hadrah yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Para Polisi Wanita (Polwan) Polres Fakfak tampil anggun mengenakan seragam dinas Polri yang dipadukan dengan lenso dan syal putih, sementara personel pria Polres Fakfak mengiringi dengan tabuhan rebana yang berpadu harmonis bersama lantunan shalawat.
Irama rebana dan syair-syair pujian kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW menggema di panggung, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus menyampaikan pesan kedamaian, persaudaraan, dan kebersamaan kepada masyarakat yang hadir.
Usai membawakan Hadrah, Tim Polres Fakfak melanjutkan penampilan dengan Tari Sawat, salah satu kesenian bernuansa Islami yang telah lama menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Fakfak.
Para Polwan membawakan gerakan tari dengan anggun mengenakan seragam dinas yang dipadukan dengan aksesoris khas daerah dan syal putih. Perpaduan tersebut menghadirkan keselarasan antara nilai religius, kedisiplinan, dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Tanah Mbaham-Matta.
Dentuman rebana, tifa, dan gong yang berpadu dengan alunan seruling mengiringi setiap gerak Tari Sawat yang dibawakan Tim Polres Fakfak. Personel pria Polres Fakfak yang mengenakan peci putih memainkan irama secara kompak, menghadirkan harmoni yang tidak hanya memperkuat keindahan tarian, tetapi juga menggambarkan perpaduan syiar Islam dengan kekayaan budaya lokal yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Fakfak.
Kekompakan para personel serta perpaduan seni Hadrah dan Tari Sawat berhasil menciptakan pertunjukan yang memukau. Suasana semakin meriah ketika penonton memberikan tepuk tangan atas penampilan Tim Polres Fakfak yang menghadirkan perpaduan antara seni religi, budaya lokal, dan semangat kebersamaan.
Keikutsertaan Polres Fakfak dalam Lomba Seni Islami tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Islam yang telah tumbuh dan berkembang di Kabupaten Fakfak selama ratusan tahun. Melalui penampilan Hadrah dan Tari Sawat, Polres Fakfak turut menyemarakkan Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua sekaligus memperkuat pesan bahwa seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan sebagai warisan yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Tanah Mbaham-Matta.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
