Home / Fakfak News / Bupati Samaun Dahlan: Sebelum MBG Nasional, Fakfak Sudah Jalankan Program Makan Gratis Pendamping Pasien

Bupati Samaun Dahlan: Sebelum MBG Nasional, Fakfak Sudah Jalankan Program Makan Gratis Pendamping Pasien

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, saat membuka Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di RSUD Fakfak. Dalam kesempatan itu turut disampaikan program makan gratis bagi pendamping pasien. Kamis, 2 Juli 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Pemerintah Kabupaten Fakfak telah lebih dahulu menjalankan program makan gratis bagi pendamping pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak sebelum pemerintah pusat meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menjadi bagian dari kebijakan daerah dalam memperkuat layanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat kecil.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan hal tersebut saat membuka kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di RSUD Fakfak, Kamis 2 Juli 2026. Ia menyebut, kebijakan makan gratis bagi pendamping pasien lahir dari kondisi riil masyarakat yang banyak datang dari wilayah jauh dengan keterbatasan ekonomi.

“Bahkan sebelum program MBG pemerintah pusat berjalan, kami sudah lebih dulu memberikan makan gratis bagi pendamping pasien di rumah sakit,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, banyak pasien dan keluarga di Fakfak harus menempuh perjalanan dari kampung-kampung dan distrik terpencil untuk mendapatkan layanan kesehatan. Tidak sedikit dari mereka yang harus tinggal berhari-hari di rumah sakit tanpa memiliki cukup biaya untuk kebutuhan makan.

Untuk menjawab kondisi tersebut, Pemkab Fakfak mengalokasikan anggaran makan gratis bagi dua orang pendamping setiap pasien selama masa perawatan di RSUD. Layanan ini diberikan tiga kali sehari tanpa dipungut biaya.

Sepanjang 2025, program tersebut telah menjangkau sekitar 34 ribu penerima manfaat, yang mayoritas merupakan keluarga pasien dari wilayah pedalaman dan pesisir Fakfak.

Menurut Bupati, program itu tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga membantu keluarga pasien agar dapat fokus mendampingi proses perawatan tanpa terbebani kebutuhan dasar selama di rumah sakit.

Selain program tersebut, Pemkab Fakfak juga menerapkan layanan kesehatan gratis bagi warga yang memiliki KTP Fakfak. Kebijakan ini mencakup layanan pemeriksaan, konsultasi dokter, hingga tindakan medis sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati Samaun menyebut, sebelum kebijakan ini diterapkan, banyak warga enggan datang ke rumah sakit karena terkendala biaya. Akibatnya, sebagian memilih bertahan di rumah atau melakukan pengobatan seadanya.

Namun setelah layanan kesehatan gratis diberlakukan, tingkat kunjungan pasien ke RSUD meningkat signifikan. Rumah sakit kini menjadi tujuan utama masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis tanpa kekhawatiran biaya.

Di sisi lain, Pemkab Fakfak terus memperkuat fasilitas kesehatan melalui pembangunan dan peningkatan sarana rumah sakit. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan meresmikan gedung perawatan baru serta ruang Intensive Care Unit (ICU).

Pemkab juga tengah menyiapkan master plan pengembangan RSUD Fakfak untuk jangka panjang, guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Selain infrastruktur, pemerintah daerah turut mendorong penambahan tenaga dokter spesialis agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk keluar daerah untuk mendapatkan layanan tertentu.

“Kami ingin masyarakat tidak takut datang ke rumah sakit. Selama ber-KTP Fakfak, pelayanan kesehatan adalah hak yang dijamin pemerintah,” tegas Bupati.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Fakfak menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Pemerintah daerah menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga.***

About Amrin Bro

Check Also

Puluhan Tahun Menanam Harapan, Bantuan Pertanian Belum Pernah Singgah ke Kebun Mama Ludia

  Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Di balik ramainya aktivitas jual beli di Pasar Thumburuni, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *