
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, “pasang badan” untuk memastikan proses rekrutmen tenaga kerja PT Pupuk Kaltim di Kabupaten Fakfak benar-benar mengutamakan masyarakat lokal dalam setiap kesempatan kerja.
Penegasan itu disampaikan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, usai pertemuan dengan jajaran PT Pupuk Kaltim di Fakfak saat diwawancarai awak media. Ia menjelaskan bahwa pihak perusahaan bersama konsultan saat ini telah mulai melakukan survei lapangan sebagai bagian dari tahap awal perencanaan pembangunan pabrik pupuk di Fakfak.
“Mereka datang bersama para konsultan. Saat ini sudah mulai turun ke lapangan untuk melakukan survei sekaligus melanjutkan proses perencanaan,” ujarnya.
Bupati Fakfak menyambut baik dimulainya tahapan investasi Pupuk Kaltim di Fakfak. Menurutnya, kehadiran investasi tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka ruang kerja bagi masyarakat di wilayah Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mengawali setiap proses rekrutmen tenaga kerja agar berjalan terkoordinasi, sehingga masyarakat lokal tidak tertinggal dalam mendapatkan kesempatan kerja di proyek strategis tersebut.
Di bidang pendidikan, Pupuk Kaltim juga menyelenggarakan program afirmasi dengan memberikan kesempatan kepada putra daerah Fakfak untuk mengikuti vokasi pendidikan. Tahun ini, sebanyak 25 orang anak negeri diterima dalam program tersebut dan seluruhnya berasal dari wilayah sekitar lokasi proyek.
“Untuk afirmasi program tahun ini ada 25 anak negeri yang diterima, semuanya berasal dari wilayah sekitar lokasi proyek,” tuturnya.
Terkait ketenagakerjaan, Bupati Fakfak menekankan pentingnya koordinasi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam setiap kebutuhan tenaga kerja. Hal ini dinilai penting agar masyarakat Fakfak memiliki peluang lebih besar untuk terlibat langsung dalam proyek pembangunan pabrik pupuk tersebut.
Menurutnya, setiap kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan harus terlebih dahulu disampaikan kepada pemerintah daerah, untuk kemudian disiapkan calon tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan sebelum mengikuti proses seleksi.
“Kalau perusahaan membutuhkan 200 tenaga kerja, kami minta kebutuhan itu disampaikan ke pemerintah daerah. Kami akan menyiapkan calon tenaga kerja untuk mengikuti seleksi,” jelasnya.
Bupati Samaun menambahkan, apabila jumlah tenaga kerja yang lolos seleksi belum memenuhi kebutuhan perusahaan, pemerintah daerah akan kembali menyiapkan tambahan calon tenaga kerja hingga terpenuhinya kuota.
“Kalau yang lulus baru 100 orang, kami kirim lagi sampai kebutuhan terpenuhi,” lanjutnya.
Ia menilai mekanisme tersebut penting untuk memastikan masyarakat di Fakfak tidak tertinggal dalam mendapatkan manfaat dari masuknya investasi berskala besar di daerah tersebut.
Bupati Fakfak menegaskan bahwa kehadiran Pupuk Kaltim harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Fakfak.
“Jangan sampai ketika investasi besar masuk, justru masyarakat luar yang lebih dulu datang mencari kerja. Ini harus memberi manfaat untuk masyarakat Fakfak,” tegasnya.
Kebijakan tersebut, lanjut Bupati Fakfak, juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Wakil Bupati dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Fakfak, Papua Barat.
Pemerintah Kabupaten Fakfak menargetkan seluruh proses administrasi, termasuk penyelesaian lahan dan perizinan, dapat rampung pada tahun 2026. Dengan demikian, pembangunan konstruksi pabrik pupuk di Fakfak diharapkan dapat dimulai pada tahun 2027.
“Kami berharap semua proses administrasi selesai pada tahun 2026, sehingga 2027 sudah bisa masuk tahap konstruksi,” tutupnya.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak