Breaking News
Home / Fakfak News / Ekonomi / AMDAL Jadi Landasan Investasi Berkelanjutan, Konsultan Apresiasi Komitmen Pemkab Fakfak Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat

AMDAL Jadi Landasan Investasi Berkelanjutan, Konsultan Apresiasi Komitmen Pemkab Fakfak Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat

 

Ir. Dasa Iskandar Ogo menilai AMDAL menjadi kunci investasi berkelanjutan yang tetap menjaga lingkungan dan menghormati hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Fakfak. Kamis, 9 Juli 2026.

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.COM, – Penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk rencana investasi perkebunan di Kabupaten Fakfak mendapat apresiasi dari Direktur Utama Konsultan CV Wahana Waraka Resource, Ir. Dasa Iskandar Ogo.

Menurutnya, komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mengawal investasi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta menghormati hak-hak masyarakat adat menjadi bukti keseriusan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ir. Dasa usai mengikuti konsultasi publik penyusunan dokumen AMDAL di Kabupaten Fakfak, Kamis 9 Juli 2026.

Ia menegaskan, AMDAL bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap kegiatan investasi berjalan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Hari ini kita menghasilkan sebuah dokumen lingkungan yang nantinya menjadi panduan bagi investor agar memperhatikan seluruh aspek lingkungan, baik lingkungan ekologis maupun lingkungan sosial ekonomi,” ujarnya.

Sebagai konsultan yang telah menangani penyusunan AMDAL di berbagai daerah di Indonesia, Ir. Dasa mengaku melihat adanya dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten Fakfak selama proses penyusunan dokumen lingkungan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan iklim investasi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan perlindungan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menilai semangat pembangunan yang diusung Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui slogan “Membara” (Membangun Bersama Rakyat) telah tercermin dalam proses penyelenggaraan pembangunan.

“Fakfak bukan hanya ramah investasi, tetapi juga ramah lingkungan. Itu yang saya lihat secara langsung. Komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan lingkungan sangat luar biasa,” katanya.

Ir. Dasa menjelaskan, dokumen AMDAL telah mengakomodasi berbagai aspek strategis, mulai dari perlindungan ekosistem, pelestarian sosial budaya masyarakat adat, pengelolaan dampak lingkungan, hingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan investasi.

Dengan demikian, aktivitas investasi diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif mengawal setiap tahapan investasi. Menurutnya, masukan yang disampaikan dalam konsultasi publik menjadi bagian penting dalam penyempurnaan dokumen AMDAL.

“Dokumen lingkungan ini nantinya menjadi pegangan bersama. Masyarakat dapat mengawasi pelaksanaannya sehingga seluruh komitmen lingkungan benar-benar dijalankan,” jelasnya.

Selain masyarakat, Ir. Dasa berharap media massa dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal implementasi investasi berkelanjutan di Kabupaten Fakfak.

Menurutnya, peran media tidak hanya sebatas memberitakan proses penyusunan AMDAL, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan seluruh komitmen yang telah disepakati dalam dokumen lingkungan.

“Media memiliki peran penting untuk memastikan seluruh komitmen dalam dokumen lingkungan benar-benar dilaksanakan. Dokumen ini terbuka untuk diawasi bersama demi kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Ir. Dasa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilainya memberikan dukungan terhadap investasi yang bertanggung jawab.

Ia berharap pola kolaborasi yang diterapkan di Kabupaten Fakfak dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian hutan, lingkungan hidup, nilai-nilai budaya, serta hak-hak masyarakat adat sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.***

About Amrin Bro

Check Also

Vonis Korupsi Dana ADiK Dibacakan, Rusmiati 3 Tahun Penjara, Mansur Ali 1,5 Tahun

  Pewarta: Sri Mariati MANOKWARI, – Pengadilan Negeri (PN) Manokwari menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *