
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Menuju wajah baru layanan kesehatan di Kabupaten Fakfak, RSUD Fakfak memperkuat kesiapan melalui Sosialisasi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit yang dirangkaikan dengan Diskusi Transformasi Indonesia di RSUD Fakfak, Jumat 10 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menjelang peresmian Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), Gedung Intensive Care Unit (ICU) Standar, dan Gedung Isolasi Terpusat RSUD Fakfak yang berlangsung, Sabtu 11 Juli 2026.
Pembenahan RSUD Fakfak tidak hanya fokus pada pembangunan fasilitas baru, tetapi juga diarahkan pada penguatan tata kelola, regulasi penerapan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kesiapan sistem pelayanan kesehatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi RSUD Fakfak untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin profesional, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Arobi Hindom, S.Sos., M.Si., dan dihadiri pimpinan OPD, manajemen RSUD Fakfak, para dokter, perawat, serta tenaga kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Arobi Hindom menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan perekonomian keluarga. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan melalui sinergi antara pemerintah, rumah sakit, tenaga kesehatan, dan para akademisi agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin baik.
“Bagaimana masyarakat Fakfak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kalau masyarakat sehat, tentu kehidupan dan ekonominya juga akan lebih baik. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, termasuk melalui program pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan,” ujar Pj.Sekda, Arobi Hindom.
Ditegaskannya, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab rumah sakit, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, RSUD Fakfak menghadirkan Prof. Dr. Ede Surya Darmawan, SKM, M.DM, Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia sebagai narasumber dalam Diskusi Transformasi Indonesia di RSUD Fakfak.

Dalam paparannya, Prof. Ede menjelaskan bahwa transformasi kesehatan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan gedung dan penambahan fasilitas, tetapi juga mencakup perubahan sistem pelayanan, tata kelola, kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit merupakan bagian penting dalam sistem kesehatan yang membutuhkan pengelolaan profesional agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Rumah sakit bukan hanya tempat pelayanan medis, tetapi tempat bertemunya ilmu pengetahuan, tenaga profesional, dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan harus didukung tata kelola yang baik, sumber daya manusia yang siap, serta memberikan kenyamanan kepada pasien,” jelas Prof. Ede.
Ia menambahkan, transformasi kesehatan juga membutuhkan penguatan sistem pelayanan, termasuk dukungan teknologi dan Sistem Informasi Kesehatan Nasional agar pelayanan kesehatan semakin efektif dan terintegrasi.
Dalam sosialisasi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026, peserta mendapatkan pemahaman mengenai arah kebijakan penyelenggaraan rumah sakit, mulai dari peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, penyediaan standar pelayanan, penguatan tata kelola organisasi, hingga pengelolaan rumah sakit yang lebih akuntabel.
Sementara itu, Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., MARS, dalam sesi diskusi menyampaikan bahwa pembenahan rumah sakit merupakan proses berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Farid, setiap rumah sakit memiliki tantangan dalam proses pengelolaannya. Oleh karena itu, sejak dipercaya memimpin RSUD Fakfak bersama jajaran manajemen, terus melakukan berbagai langkah perbaikan secara bertahap terhadap berbagai permasalahan yang selama ini menjadi kendala pelayanan.
Ia menjelaskan, Sosialisasi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi RSUD Fakfak untuk memperkuat tata kelola rumah sakit sekaligus menyesuaikan sistem pelayanan dengan kebijakan terbaru di bidang kesehatan.
“Pembenahan ini terus kami lakukan agar RSUD Fakfak dapat memberikan pelayanan yang semakin baik. Namun perubahan tersebut membutuhkan dukungan dan kerja bersama, mulai dari dokter, tenaga kesehatan, manajemen RSUD, hingga seluruh unsur pelayanan yang ada di rumah sakit,” ujar Direktur RSUD Fakfak, Farid F. Mahubessy.
Ia menambahkan, RSUD Fakfak ke depan diarahkan menjadi rumah sakit yang memiliki pelayanan yang semakin baik dan kompetitif dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas serta sistem pengelolaan yang lebih profesional.
Berbagai pembenahan tersebut menjadi bagian dari persiapan RSUD Fakfak dalam menyambut peresmian Gedung KRIS, Gedung ICU Standar, dan Gedung Isolasi Terpusat yang akan menjadi langkah baru dalam peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Fakfak.
Kehadiran fasilitas baru tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan, dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, dalam mendorong pelayanan kesehatan yang semakin baik, mudah dijangkau, dan fokus pada kebutuhan masyarakat.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, RSUD Fakfak tidak hanya dipersiapkan sebagai rumah sakit dengan fasilitas yang semakin lengkap, tetapi juga sebagai institusi pelayanan kesehatan yang mampu memberikan layanan masyarakat yang lebih profesional, berkualitas, dan terpercaya.
Sebab, wajah baru RSUD Fakfak tidak hanya dibangun melalui gedung yang berdiri, tetapi melalui sistem pelayanan yang semakin baik, tenaga kesehatan yang siap, serta komitmen bersama menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak