Breaking News
Home / Fakfak News / Bunda PAUD Fakfak Dorong Budaya Literasi Sejak Dini, Siapkan Apresiasi Tabungan Pendidikan bagi Anak Berprestasi

Bunda PAUD Fakfak Dorong Budaya Literasi Sejak Dini, Siapkan Apresiasi Tabungan Pendidikan bagi Anak Berprestasi

Bunda PAUD Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menghadiri Pelepasan dan Pentas Seni TK Pertiwi Fakfak sekaligus mengajak orang tua membudayakan literasi sejak dini. Sabtu, 13 Juni 2026.

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.COM, – Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta masa depan generasi penerus bangsa.

Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Pelepasan dan Pentas Seni Tahun Pelajaran 2025–2026 TK Pertiwi Fakfak di bawah naungan Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Fakfak yang mengusung tema “Berbudaya Sejak Dini Menjadi Jati Diri”, Sabtu 13 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nurwidayati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di TK Pertiwi. Tahun ini, sebanyak 47 anak mengikuti prosesi pelepasan sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar.

Menurutnya, setiap anak memiliki potensi, bakat, dan kelebihan yang patut diapresiasi. Karena itu, ia mendorong adanya sistem penghargaan yang mampu memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berprestasi sejak usia dini.

“Saya berharap anak-anak yang menunjukkan prestasi terbaik dapat diberikan penghargaan yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Salah satu bentuk apresiasi yang dapat diberikan adalah tabungan pendidikan yang disimpan langsung dalam rekening atas nama anak. Selain menjadi motivasi, hal ini juga dapat menjadi investasi pendidikan mereka ke depan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak, Ibu Nurwidayati juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan apresiasi kepada peserta didik yang meraih prestasi terbaik selama menempuh pendidikan di taman kanak-kanak.

Selain memberikan perhatian kepada peserta didik, ia turut menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh unsur pembina dan pengelola PAUD dalam setiap kegiatan pendidikan. Menurutnya, koordinasi yang baik serta kehadiran aktif para pengurus menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Fakfak.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap perkembangan lembaga PAUD di berbagai wilayah. Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini terdapat sekitar 118 PAUD dan TK yang beroperasi di Kabupaten Fakfak.

“Kita akan melakukan evaluasi secara bertahap agar kualitas layanan pendidikan anak usia dini dapat merata, baik di wilayah perkotaan maupun daerah yang jauh dari pusat pemerintahan. Anak-anak di kampung-kampung juga harus mendapatkan perhatian dan kesempatan pendidikan yang sama,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga berpesan kepada para orang tua agar memberikan perhatian lebih terhadap pola pengasuhan anak di rumah, khususnya terkait penggunaan telepon genggam atau gadget pada usia dini.

Menurutnya, penggunaan gadget yang berlebihan tanpa pengawasan dapat menghambat perkembangan kreativitas, kemampuan bersosialisasi, serta daya pikir anak pada masa pertumbuhan.

“Jangan terlalu dini mengenalkan anak-anak pada penggunaan handphone tanpa pengawasan. Anak-anak pada masa emas pertumbuhan membutuhkan interaksi, bermain, belajar, dan membaca agar perkembangan otaknya dapat berlangsung secara optimal,” katanya.

Sebagai alternatif, ia mengajak para orang tua untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini dengan menyediakan bahan bacaan yang sesuai dengan usia anak. Ibu Nurwidayati meyakini bahwa literasi merupakan salah satu kunci penting dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

“Anak-anak sangat mudah menyerap apa yang mereka lihat dan dengar. Karena itu, berikan mereka hal-hal positif seperti buku cerita, buku bergambar, dan kegiatan belajar yang menyenangkan. Tidak harus mahal, yang terpenting adalah adanya kemauan dari orang tua untuk mendampingi dan membangun kebiasaan belajar mereka,” ujarnya.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui pembiasaan membaca sejak usia dini. Menurutnya, lingkungan yang kaya literasi mampu mendorong anak lebih cepat mengenal huruf, belajar membaca, serta mengembangkan rasa ingin tahu yang menjadi bekal penting bagi proses belajar di masa depan.

Menutup sambutannya, Ibu Nurwidayati mengajak seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, pengelola PAUD, hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Ia menegaskan bahwa investasi terbaik bagi daerah dan bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang berkualitas sejak usia dini, karena dari tangan merekalah masa depan Fakfak dan Indonesia akan dibangun.***

About Amrin Bro

Check Also

F3 Fakfak Konvoi Akbar Minggu Besok, Dirangkaikan Aksi Bersih-Bersih di RTH Ma’ruf Amin

    Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Semangat pecinta sepak bola kembali terasa di Kabupaten ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *