
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM – Pemerintah Kabupaten Fakfak memprioritaskan rehabilitasi ruang belajar dan pembenahan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom, saat mengikuti forum nasional bertema “Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang mempertemukan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka penyelarasan arah kebijakan pendidikan. Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam pembahasan Komisi II, Saleh menekankan bahwa validitas data Dapodik menjadi fondasi utama dalam perencanaan program dan pengalokasian anggaran, khususnya bagi daerah kepulauan dan terluar seperti Kabupaten Fakfak.
“Data sarana dan prasarana, kondisi fisik bangunan, hingga kebutuhan guru harus benar-benar valid. Ini menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan alokasi anggaran,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan unit sekolah baru bukan lagi menjadi kebutuhan utama di sejumlah wilayah. Sebaliknya, rehabilitasi ruang belajar dengan kategori rusak sedang hingga berat pada jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA dinilai lebih mendesak.
“Kita lebih mendorong perbaikan dan rehabilitasi sekolah yang sudah ada agar layak dan nyaman digunakan. Jangan sampai ada ruang belajar yang tidak memenuhi standar,” tegasnya.
Ia menambahkan, perbaikan fasilitas belajar akan berdampak langsung terhadap kenyamanan peserta didik serta efektivitas proses belajar mengajar di kelas.
Saleh memastikan, hasil evaluasi dan rekomendasi dalam forum nasional tersebut tidak berhenti pada tataran diskusi. Seluruh masukan akan dikompilasi dan diselaraskan dengan visi-misi pemerintah daerah guna melahirkan program prioritas pendidikan tahun 2026.
“Hasil evaluasi dan rekomendasi ini akan kami bawa kembali ke daerah. Kami akan sinkronkan dengan kebijakan daerah agar implementasinya tepat sasaran,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kebijakan nasional yang adaptif terhadap kondisi geografis Fakfak yang menghadapi tantangan jarak antarwilayah, akses transportasi, serta keterbatasan infrastruktur pendidikan.
Lebih jauh, Saleh mengingatkan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak bangsa sebagaimana amanat konstitusi. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh anak di Fakfak memperoleh layanan pendidikan yang layak dan bermutu.
“Kita harus menyisir semua anak bangsa yang punya hak mendapatkan pendidikan. Tidak boleh ada yang tertinggal,” katanya.
Ia berharap dukungan sarana pembelajaran, alat peraga pendidikan, serta fasilitas penunjang bagi guru terus ditingkatkan agar kualitas pendidikan di setiap jenjang semakin optimal.
Dengan fokus pada rehabilitasi ruang belajar dan validasi data pendidikan, Fakfak menegaskan komitmennya memastikan pembangunan pendidikan benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan serta menghadirkan layanan yang adil, merata, dan bermutu bagi seluruh anak bangsa.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak