Breaking News
Home / Headline / Pengenalan Meta AI dan Praktik di Dunia Jurnalistik

Pengenalan Meta AI dan Praktik di Dunia Jurnalistik

Pengenalan Meta AI dan praktik di dunia jurnalistik oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Fakfak, Muchammad Saleh S.I.P.,M.Si.,. Selasa, 2 September 2025. (Foto: Nissa)

 

Reporter: Annisa Mirandra

INFOFAKFAK.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan persandian Kabupaten Fakfak, Muchamad Saleh, S.I.P., M.Si menjelaskan bahwa “Meta AI kini menawarkan berbagai fitur seperti penulisan otomatis, pengenalan suara, dan bahkan pembuatan video berbasis teks”, tuturnya.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Fakfak dengan tema Cyber Crime, Meta AI dan perpajakan di Hotel Idrus Fakfak, Selasa 2 September 2025.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak mengenal bagaimana algoritma Meta AI bekerja dalam menciptakan konten visual dan bagaimana konten semacam itu bisa menjadi tantangan baru dalam memastikan keaslian informasi.

Salah satu bagian yang paling menarik dari kegiatan ini adalah pembahasan tentang bagaimana wartawan dapat mengidentifikasi video yang dibuat oleh AI atau disebut juga deepfake.

Berikut beberapa tips yang dipaparkan dalam acara tersebutt.

1. Perhatikan Gerakan Wajah dan Mata Video buatan AI sering memiliki gerakan wajah yang tidak alami, seperti kedipan mata yang terlalu lambat atau terlalu cepat, serta ekspresi wajah yang kaku.

2. Analisis Pencahayaan dan Bayangan AI terkadang gagal menyelaraskan pencahayaan dan bayangan secara konsisten pada objek atau wajah. Perbedaan ini bisa menjadi petunjuk.

3. Gunakan Alat Deteksi AI

4. Periksa Sumber Asli Selalu verifikasi asal video melalui pencarian gambar atau konfirmasi kepada sumber resmi. Jangan hanya mengandalkan unggahan di media sosial.

Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Fakfak, Tatag Yularta Rishtono menyampaikan “pentingnya kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan pemahaman hukum bagi masyarakat Fakfak, khususnya para insan pers”ucap

“Sosialisasi ini penting agar kita sebagai jurnalis dan warga digital memahami risiko kejahatan siber, peran teknologi seperti Meta AI, dan juga kewajiban perpajakan yang semakin kompleks di era digital ini,” ujarnya.

Tatag juga menambahkan bahwa “di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, wartawan menuntut tidak hanya melek informasi, tetapi juga paham akan etika informasi digital serta aspek hukum yang menyertainya”.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini.***

About Amrin Bro

Check Also

Bunda PAUD Fakfak Jadi Juri Lomba Memasak TK Islam Baitul Makmur, Hadirkan Suasana Haru dan Penuh Kebersamaan

  Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai lomba memasak yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *