
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM – Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi jurnalis maupun masyarakat luas di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama insan pers dan pemangku kepentingan daerah, Selasa, 2 September 2025.
Menurut Ketua AWI Fakfak, literasi digital saat ini bukan lagi sekedar pilihan, melainkan kebutuhan yang mendesak. “Di era serba digital, hampir seluruh aspek kehidupan terhubung dengan teknologi. Wartawan, pelajar, hingga pelaku usaha dituntut mampu beradaptasi agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan di era digital bukan hanya terkait akses internet, melainkan juga bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara cerdas, bijak, dan produktif. “Jika kita tidak melek teknologi, kita bisa tertinggal, bukan hanya dari sisi pemberitaan, tetapi juga dalam dunia kerja maupun aktivitas sosial,” imbuhnya.
Selain menyoroti pentingnya literasi, Ketua AWI Fakfak juga menekankan etika bermedia sosial. Di tengah maraknya penyebaran hoaks, kata dia, peran jurnalis sangat penting dalam menghadirkan informasi yang benar, terverifikasi, sekaligus mendidik masyarakat. “Wartawan harus menjadi garda terdepan melawan berita bohong. Teknologi itu ibarat pisau, bermanfaat jika digunakan dengan benar, tapi bisa berbahaya bila dipakai secara sembarangan,” tegasnya.
Menariknya, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya pihak perpajakan, praktisi informasi, serta aparat kepolisian. Kehadiran mereka memberikan perspektif yang lebih luas mengenai pemanfaatan teknologi digital di berbagai bidang.
Ketua AWI Fakfak berharap, upaya peningkatan literasi digital mendapat dukungan dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, maupun organisasi kemasyarakatan. Hal ini dinilainya penting untuk membentuk masyarakat Fakfak yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era global.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak