Breaking News
Home / Fakfak News / LPTQ, LPPD dan LP3KAD Fakfak Ukir Prestasi, Bupati Samaun Dahlan Berikan Bonus Rp1 Miliar

LPTQ, LPPD dan LP3KAD Fakfak Ukir Prestasi, Bupati Samaun Dahlan Berikan Bonus Rp1 Miliar

Pada malam syukuran, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyampaikan penghargaan kepada LPTQ, LPPD, dan LP3KAD atas prestasi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Fakfak, sekaligus memberikan bonus sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan dan motivasi. Jumat, 17 Juli 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Tiga lembaga keagamaan Kabupaten Fakfak mencatat prestasi yang diterima di tingkat Provinsi Papua Barat. Atas pencapaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak memberikan penghargaan berupa bonus pelatihan senilai total Rp1 miliar yang disampaikan langsung Bupati Fakfak Samaun Dahlan dalam malam syukuran di Rumah Jabatan Bupati Fakfak, Jumat 17 Juli 2026.

Bonus tersebut diberikan kepada tiga lembaga keagamaan, yakni Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KAD), sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para peserta, pembina, dan pengurus yang telah membawa nama Kabupaten Fakfak semakin dikenal melalui prestasi keagamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan penghargaan kepada seluruh kontingen, pelatih, pembina, pengurus lembaga keagamaan, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pelatihan hingga menghasilkan prestasi di tingkat provinsi.

Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap semangat pelatihan, Pemerintah Kabupaten Fakfak memberikan bonus sebesar Rp1 miliar. LPTQ Kabupaten Fakfak menerima Rp400 juta, sementara LPPD dan LP3KAD masing-masing mendapat Rp300 juta.

Malam syukuran tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT, jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pembina, serta perwakilan peserta dari tiga lembaga keagamaan.

Ketua LPTQ Kabupaten Fakfak, Ahmad Uswanas menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan Kafilah MTQ Kabupaten Fakfak yang berhasil meraih predikat Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-11 tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Kaimana.

Prestasi tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Kabupaten Fakfak karena berhasil mengakhiri penantian panjang sejak tahun 2008, ketika Fakfak terakhir kali meraih gelar juara umum tingkat provinsi.

Menurut Ahmad Uswanas, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh peserta, pelatih, pembina, pengurus LPTQ, serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Fakfak.

“Prestasi ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras semua pihak, terutama perhatian penuh dari Bapak Bupati Samaun Dahlan dan Bapak Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik dalam proses pelatihan,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah mengikuti seleksi lanjutan yang dilaksanakan pengurus tingkat provinsi, dua peserta asal Fakfak dari cabang kaligrafi kembali berhasil lolos sehingga menambah jumlah wakil daerah yang akan tampil di ajang nasional.

Dengan demikian, sebanyak delapan utusan asal Kabupaten Fakfak akan memperkuat Kontingen Provinsi Papua Barat pada MTQ Nasional ke-30 di Semarang, Jawa Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Mengusung moto “Potensi Lokal Tewer Pala Malakat”, LPTQ Fakfak optimistis para kafilah mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Papua Barat di tingkat nasional.

Sementara itu, mewakili Ketua LPPD Kabupaten Fakfak, Yusuf Tuturop menyampaikan rasa terima kasih atas keberhasilan kontingen Pesparawi Fakfak pada ajang Pesparawi tingkat Provinsi Papua Barat di Manokwari.

Yusuf mengatakan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Fakfak yang terus memberikan perhatian sejak tahap hingga persiapan pelaksanaan lomba.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah bukan hanya melalui fasilitas dan kebijakan, tetapi juga melalui kehadiran langsung yang memberikan motivasi bagi para peserta. Perhatian tersebut menjadi energi moral bagi kontingen yang sedang berjuang membawa nama Kabupaten Fakfak di tingkat provinsi.

Ia secara khusus mengapresiasi kehadiran Ibu Bupati Fakfak Nurwidayati Samaun Dahlan yang menyempatkan hadir langsung di Manokwari untuk bertemu dan memberikan semangat kepada kontingen Pesparawi Fakfak.

“Kehadiran Ibu Bupati di kontingen tengah menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak kami yang sedang berjuang membawa nama Kabupaten Fakfak,” ujar Yusuf.

Yusuf juga menyampaikan penghargaan kepada anggota DPR Provinsi Papua Barat asal daerah pemilihan Fakfak, yakni Saleh Siknun, Amin Ngabalin, dan Cliford Ndarndarmana, yang turut memberikan perhatian dan dukungan kepada kontingen.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Dinas PUPR Fakfak yang ikut membantu kelancaran persiapan hingga pelaksanaan lomba.

Ia menegaskan, keberhasilan Pesparawi merupakan langkah awal menuju agenda besar tahun 2027, ketika Kabupaten Fakfak dipercaya menjadi tuan rumah Pesparawi tingkat Provinsi Papua Barat yang akan mempertemukan kontingen dari Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“LPPD berkomitmen bersama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Fakfak untuk menyukseskan pelaksanaan Pesparawi 2027 serta menjadikan Fakfak sebagai tuan rumah yang ramah, sukses, dan efektif,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LP3KAD Kabupaten Fakfak Silvester Sia mengungkapkan bahwa keberhasilan LPTQ meraih Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Papua Barat di Kaimana turut membangkitkan semangat kontingen Pesparani Fakfak saat mengikuti ajang Pesparani Katolik tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni.

Silvester memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT, yang setia mendampingi langsung kontingen selama pelaksanaan lomba.

Menurut Silvester, kehadiran pimpinan daerah di tengah perjuangan kontingen menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pembinaan prestasi keagamaan.

“Kehadiran Bapak Wakil Bupati yang terus mendampingi kami sejak sore hingga larut malam menjadi penyemangat luar biasa bagi seluruh kontingen. Anak-anak merasa pemerintah benar-benar hadir bersama mereka,” ujar Silvester.

Atas pencapaian tersebut, kontingen Pesparani Fakfak kini menjadi salah satu penyumbang peserta terbesar di Kontingen Provinsi Papua Barat yang akan berlaga pada Pesparani Nasional di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Silvester berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Fakfak terus berlanjut agar proses pelatihan menuju ajang nasional dapat berjalan maksimal.

“Kami berharap dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Fakfak terus diberikan, karena persiapan menuju Pesparani Nasional membutuhkan pelatihan yang panjang, serius, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Malam syukuran upacara keagamaan tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diikuti pemerintah daerah, pimpinan lembaga keagamaan, para pembina, peserta, serta seluruh tamu undangan.

Keberhasilan LPTQ, LPPD, dan LP3KAD menjadi bukti bahwa pembangunan Kabupaten Fakfak tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan karakter, spiritualitas, dan prestasi generasi muda melalui sinergi pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat.***

About Amrin Bro

Check Also

MRPB dan Pemkab Fakfak Perkuat Sinergi, Catat Praktik Baik Otsus dan Perlindungan Perempuan

  Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *