
Fakfak_ Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si. Senin pagi tadi (4/4) memantau pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA di empat sekolah. Kunjungan kerja perdana bagi Abraham pasca pelantikan ini, didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Ali Hindom, S.Pd., serta beberapa staf.
Dalam kunjungannya ke SMK Yapis Fakfak, yang tengah melaksanakan ujian nasional secara online atau ujian nasional berbasis komputer, Abraham mendapatkan penjelasan dari Kepala Sekolah, Sumarwan, S.Pd. dan Ketua Panitia Ujian Nasional SMK Yapis, Baseaty.
Kepada Kepala Sekolah yang dikunjungi, Abraham mengingatkan untuk memperhatikan identitas siswa peserta ujian, jangan sampai salah tulis.
“Tadi kami melakukan kunjungan ke 4 sekolah, dan kami melihat, ujian nasional berjalan dengan baik. Pesan saya, agar Kepala Sekolah memperhatikan data identitas siswa agar tidak salah tulis. Perhatikan juga lembar jawaban, agar bisa terbaca komputer. Dengan nilai ujian yang baik, diharapkan Fakfak memiliki nilai saing dengan daerah lain,” ujar Wakil Bupati.
Terkait pelaksanaan ujian, Baseaty, Ketua Panitia Ujian Nasional pada SMK Yapis Fakfak menyampaikan, pihaknya mengantisipasi gangguan listrik dengan menyiapkan UPS.
“Untuk kesiapan siswa, mereka sudah siap, karena sudah pernah melaksanakan uji coba. Peralatan juga memadai. Sebenarnya, kami ingin melaksanakan ujian nasional online sejak tahun lalu. Tapi karena jaringan internet masih belum memadai, kami tidak lolos. Baru tahun ini kami dinyatakan bisa ujian secara online,” jelasnya. “Untuk siswa yang ujian gelombang pertama, karena masih pagi, diuntungkan. Sebab, pemakai jaringan internet masih belum banyak. Di Indonesia bagian tengah dan barat, belum melaksanakan ujian,” imbuhnya.
“Kesiapan SMK Yapis Fakfak dalam melaksanakan ujian secara online, sebenarnya telah kami laksanakan saat Uji Kompetensi Guru beberapa waktu lalu. Alhamdulillah, UKG berjalan dengan baik,” tambah Kepala SMK Yapis Fakfak, Sumarwan, S.Pd.
Sementara itu, Menejer Telkom Cabang Fakfak, Aksan Yusuf mengatakan, “Untuk mendukung ujian nasional secara online, kami mensuport dengan bandwide 2 hingga 10 Mbps. Dengan besarnya dukungan jaringan itu, layanan internet menjadi cepat. Kami sudah mendapat informasi dari Kepala Dinas Pendidikan, bahwa pelaksanaan ujian online berjalan baik.” (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak