
Fakfak_ Adanya berita di salah satu media cetak terbitan Sorong, yang menyatakan bahwa Kodim Fakfak tidak netral, membuat Kasdim 1706 Fakfak, Mayor Inf. Abdul Hamid, perlu angkat bicara.
Kepada wartawan, Kasdim menjamin bahwa anggota Kodim 1706 Fakfak, bersikap netral dalam Pilkada tahun ini.
“Saya tidak tahu dengan kejadian dulu. Tapi saya tegaskan, bahwa saya jamin 1.000%, kami bersikap netral. Jika ada anggota yang kedapatan memihak salah satu kandidat dan ada bukti, maka saya pastikan akan saya tindak. Ini janji saya,” tegas Kasdim.
Munculnya berita miring tersebut, nampaknya terkait peristiwa di Kantor KPU Fakfak beberapa waktu lalu. Saat itu, Kasdim mengingatkan Ketua KPU Fakfak, agar selalu berkoordinasi dengan Kodim, agar mendapatkan pengamanan. Sebab, seringkali pihak keamanan “kecolongan” dengan langkah KPU yang menggelar kegiatan tanpa sepengetahuan mereka.
“Intinya, saya mengingatkan Ketua KPU, agar berkoordinasi dengan kami, agar kami bisa melakukan pengamanan. Tapi ini, tahu tahu massa sudah datang. Bagi kami yang penting, Pilkada harus berjalan. Tidak ada kepentingan lain disini. Sangsi bagi TNI sudah jelas dan tegas. Tidak ada ampun,” kata Kasdim. “Jadi, tidak ada intimidasi, tidak ada keberpihakan. Kami berpihak terhadap aturan,” tambahnya.
Kasdim mengungkapkan indikasi adanya pihak pihak tertentu yang berniat mengagalkan Pilkada 2015. Menurutnya, kehadiran anggota Panwas di Fakfak sangat dibutuhkan. Demikian juga dengan keberadaan KPU. Untuk itu, Kasdim menegaskan, pihak keamanan akan memberikan pengamanan kepada dua lembaga ini.
“Kedua lembaga tersebut harus bersih dari intimidasi, agar bisa bekerja sesuai aturan. Namun jangan sampai, tindakan pengamanan yang kami berikan, kemudian disalahartikan, bahwa kami memihak kepentingan salah satu pihak,” kata Kasdim.
Kasdim meminta kepada semua pihak, untuk tidak memperkeruh suasana politik yang semakin menghangat ini. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak