
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM_ Upaya penyelesaian sengketa keluarga yang berlarut-larut di Distrik Bomberay, akhirnya menemukan titik terang setelah Kapolsek Bomberay, Aldin La Adi, S.H., turun tangan memfasilitasi proses mediasi, Senin, 2 Mei 2025. Konflik yang melibatkan dua pihak keluarga ini berkaitan dengan pembagian dana plasma 20% dari Koperasi Moor Oper Jaya.
Langkah mediasi ini merupakan respons atas arahan langsung dari Bupati Fakfak, menyusul potensi konflik sosial yang muncul di tengah masyarakat akibat ketidaksepahaman pengelolaan hasil plasma perkebunan.
“Kami hadir bukan untuk mengadili tapi untuk membuka Ruang komunikasi antara dua pihak yg selama ini bersitegang, Alhamdulillah hari ini mereka sepakat untuk duduk bersama dan menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujar Kapolsek Aldin usai pertemuan.
Perselisihan sendiri dipicu oleh kesalahpahaman antara dua tokoh keluarga, yakni Pak Akad dan Pak Harim, terkait distribusi hasil usaha koperasi. Meski kepolisian tidak memiliki kewenangan dalam urusan teknis internal koperasi, mediasi yang digelar berhasil mencairkan ketegangan.
“Ranah teknis tetap menjadi tanggung jawab koperasi. Tapi kami dari pihak kepolisian berkepentingan menjaga situasi tetap kondusif, “tegas Aldin.
Sementara itu, Ketua Koperasi Moor Oper Jaya, Akat Sasim, memastikan bahwa distribusi hasil plasma kepada anggota tetap berjalan dengan prinsip transparansi dan kehati-hatian.
‘Kami sudah menerima dana dari perusahaan, pembagian di lakukan bertahap, dan kami akan pastikan proses ini terbuka untuk semua pihak,” katanya.
Akat tak menampik adanya hambatan komunikasi yang sempat terjadi. Namun, ia menegaskan bahwa pihak koperasi akan terus menjaga keterbukaan agar hak seluruh anggota, termasuk keluarga besar yang bersengketa, tetap terakomodasi.
Karena ini menyangkut banyak orang, kami tidak bisa tergesa-gesa. Tapi semua akan mendapat bagian sesuai dengan hal masing-masing,” imbuhnya.
Dengan terjadinya dialog yang terbuka dan damai, diharapkan ketegangan yang sempat terjadi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Proses ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial di tengah kompleksitas pengelolaan sumber daya bersama. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak