
Fakfak_ Manager Rayon PLN Fakfak, Simon Rumbino, tak menampik kemungkinan listrik di Fakfak masih akan mengalami pemadaman. Sebab, daya listrik di Fakfak untuk saat ini, masih terbilang pas-pasan.
“Daya listrik saat ini pas-pasan. Hal ini disebabkan dari rusaknya mesin pembangkit milik P3 dan Mbiah Pohi,” jelas Simon.
Dikatakan, dari 4 genset milik PD Mbiah Pohi dengan daya masing-masing genset sebesar 500 Kw, 1 genset rusak parah sehingga masih dalam pembongkaran dan 1 genset hanya bisa dimanfaatkan maksimal 50% daya. Sehingga, praktis genset Mbiah Pohi hanya mampu mensuplai 1.250 Kw.
Sedangkan dari 6 genset milik P3 yang disewa PLN, 1 genset mengalami kerusakan, sehingga menyisakan 5 genset yang masih beroperasi, itupun 1 genset hanya mampu menyumbang 50% daya.
“Saat ini sebenarnya tidak ada pemadaman berrgilir, sebab pembangkit PLTA masih tersuplai air dengan cukup. Pemadaman baru dilaksanakan bila air untuk menggerakkan mesin pembangkit, kurang,” tambah Simon.
Mengenai pemadaman pada Rabu (30/3) kemarin, Simon menjelaskan bahwa, hal itu terjadi karena jebolnya kabel tanah di PLTD Kebun Kapas.
“Kabel di atas Kodim yang menuju seberang mengalami gangguan, hingga menyebabkan kebakaran. Bahkan salah satu rumah, tiangnya turut terbakar. Karena peristiwa yang terjadi pada 24 Maret lalu itu, rupanya menyebabkan kabel tanah kami rusak. Saat ini, kami masih menyambung secara darurat, menunggu kabel pengganti dari Sorong. Makanya, pemadaman listrik bisa terjadi sewaktu-waktu,” ulas Simon.
Terkait pelaksanaan Sertijab dari Penjabat Bupati kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2016-2021 yang akan dilaksanakan malam ini (31/3), Simon menjamin ketersediaan pasokan listrik.
Nampaknya, mengantisipasi listrik mati, panitia sertijab telah menyiapkan genset untuk mensuplai kebutuhan listrik di Lapangan Basket yang menjadi lokasi sertijab tersebut. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak