Breaking News
Home / Fakfak News / Bupati Samaun Resmikan Mehak Tuni, Ruang Merawat Seni, Sejarah, dan Identitas Fakfak

Bupati Samaun Resmikan Mehak Tuni, Ruang Merawat Seni, Sejarah, dan Identitas Fakfak

 

Bupati Fakfak Samaun Dahlan membuka Pameran Seni Mehak Tuni sebagai bentuk komitmen pelestarian budaya dan dukungan terhadap kreativitas seniman muda Fakfak. Rabu, 5 Agustus 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Bupati Fakfak Samaun Dahlan secara resmi membuka Pameran Seni Mehak Tuni dengan menabuh tifa sebagai tanda dimulainya kegiatan, Rabu 5 Agustus 2026. Kegiatan yang menampilkan karya seni dan budaya daerah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam melestarikan warisan leluhur sekaligus mendorong kreativitas generasi muda.

Pembukaan pameran dihadiri Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, tokoh agama, para seniman, pegiat budaya, serta masyarakat yang turut menyaksikan rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi kepada para seniman Fakfak, termasuk Bapak Weripang dan seniman lainnya, serta anak-anak muda yang telah berpartisipasi dalam menghadirkan Pameran Seni Mehak Tuni.

Menurutnya, Mehak Tuni bukan sekadar pameran karya seni maupun benda budaya, tetapi menjadi wadah untuk mendokumentasikan, menjaga, dan memperkenalkan kekayaan budaya Fakfak kepada masyarakat luas.

“Pameran Mehak Tuni ini merupakan langkah strategis untuk mendokumentasikan, melestarikan, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya kita. Mehak Tuni bukan sekadar karya seni, tetapi identitas, jati diri, serta warisan leluhur yang sarat makna kearifan lokal,” ujar Bupati Samaun.

Bupati mengatakan, di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, kegiatan seperti Mehak Tuni dinilai penting sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar mengenal dan menjaga nilai-nilai budaya daerah.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, Bupati meminta Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak memasukkan Pameran Seni Mehak Tuni ke dalam kalender kegiatan tahunan daerah dengan dukungan anggaran yang memadai.

“Saya minta kepada Kadis Pariwisata, ini dicatat khusus dan dimasukkan dalam program rutin kita setiap tahun, serta diberikan porsi anggaran tersendiri. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pelestarian budaya dan penguatan dokumentasi sebagai arsip bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Usai prosesi penabuhan tifa, Bupati Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik melanjutkan kunjungan ke Gedung Information Center (GIC) Dinas Pariwisata.

Di lokasi tersebut, keduanya melihat langsung pameran foto sejarah yang menampilkan perjalanan Fakfak dari masa lalu, perkembangan saat ini, hingga gambaran masa depan daerah. Deretan foto yang dipamerkan menjadi catatan visual tentang perjalanan panjang Fakfak dari waktu ke waktu.

Saat mengamati koleksi foto sejarah tersebut, Bupati dan Wakil Bupati kemudian diwawancarai oleh awak media. Dalam kesempatan itu, Bupati Samaun menjelaskan bahwa Pameran Seni Mehak Tuni merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjalankan visi dan misi pembangunan, khususnya Misi ke-8 terkait pengembangan ekosistem kreatif dan kebudayaan.

“Orang Fakfak sejak dulu terkenal memiliki cita rasa dan jiwa seni yang sangat tinggi. Nilai-nilai itulah yang ingin kita hidupkan kembali hari ini. Begitu menerima undangan kegiatan ini, saya langsung menyampaikan kepada Pak Wakil Bupati bahwa kami berdua wajib hadir sebagai bentuk dukungan penuh,” ungkapnya.

Bupati Samaun menegaskan, kegiatan seni dan budaya tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar para seniman muda memiliki kesempatan menampilkan karya dan mengembangkan kreativitasnya secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan ruang publik dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati karya seni sekaligus memperkenalkan budaya Fakfak kepada para tamu yang datang berkunjung.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik mengatakan masih banyak potensi seni dan budaya daerah yang perlu mendapat perhatian dan dukungan lebih besar. Menurutnya, pameran yang menampilkan karya generasi muda bersama dokumentasi sejarah menjadi bukti bahwa Fakfak memiliki talenta kreatif yang harus terus dibina.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan memperkuat pelestarian budaya melalui pengembangan mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) di sekolah-sekolah. Selain itu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga akan dimanfaatkan sebagai lokasi berbagai kegiatan seni dan budaya masyarakat.

Di kawasan tersebut nantinya dapat digelar pameran seni, lomba melukis, serta kegiatan yang menampilkan simbol-simbol dan benda budaya khas Fakfak yang mulai langka. Upaya ini diharapkan mampu mendorong regenerasi seniman sekaligus meneruskan jejak para tokoh seni Fakfak seperti Simon Hindom dan Jan Iba.

Wabup Donatus menilai kemampuan seniman muda Fakfak sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Bahkan, sebagian dari mereka mampu membangun jejaring hingga memperoleh dukungan sponsor dari luar daerah.

Karena itu, Dinas Pariwisata bersama Dinas Pendidikan diminta terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan pengembangan bakat generasi muda agar potensi tersebut dapat berkembang lebih jauh.

Selain menjadi pusat kegiatan seni dan budaya, RTH juga dirancang sebagai tempat yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui penyediaan lapak bagi pelaku UMKM lokal, khususnya mama-mama Papua yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat.

Menutup wawancara, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan optimisme bahwa pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan kreativitas generasi muda. Menurutnya, dukungan terhadap seni dan sejarah daerah merupakan bagian penting dalam membangun identitas Fakfak ke depan.

Pameran Seni Mehak Tuni pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan seni. Melalui karya, sejarah, dan kreativitas generasi muda, kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk menjaga identitas budaya Fakfak agar tetap hidup dan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.***

About Amrin Landupa

Check Also

Atasi Krisis Air Bersih di Fakfak, Bupati Samaun Dahlan Tinjau Sumber Air dan Pastikan Stok BBM Aman

  Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Pemerintah Kabupaten Fakfak bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *