Home / Fakfak News / Abdollah Baraweri: DBH Migas Bisa Didorong untuk Penanganan Jalan Kayauni–Kokas

Abdollah Baraweri: DBH Migas Bisa Didorong untuk Penanganan Jalan Kayauni–Kokas

Abdollah Baraweri bersama massa aksi Aliansi Pemuda Kokas saat menyampaikan aspirasi terkait Jalan Kayauni–Kokas di ruang sidang DPRK Fakfak. Jumat, 21 Agustus 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Persoalan ruas jalan Kayauni–Kokas kembali disuarakan. Kali ini, Aliansi Pemuda Kokas datang ke Kantor DPRK Fakfak, Jumat 21 Agustus 2026, untuk menyampaikan langsung keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut.

Pertemuan berlangsung di ruang sidang DPRK Fakfak. Dalam kesempatan itu, Anggota MRP Papua Barat, Abdollah Baraweri, turut menyampaikan presentasi mengenai kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Kokas.

Menurut Abdollah, persoalan jalan Kayauni–Kokas bukan baru yang disampaikan sekarang. Aspirasi mengenai jalan tersebut sudah beberapa kali dibawa masyarakat, termasuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Jalan ini bukan baru hari ini kita bicara. Sudah disampaikan melalui Musrenbang dan berbagai kesempatan. Karena itu, kita berharap kali ini ada langkah nyata,” ujarnya.

Ia menyebut jalan Kayauni–Kokas merupakan akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan warga menjadi tidak mudah, terutama bagi mereka yang harus keluar-masuk wilayah Kokas.

Dalam pertemuan tersebut, Abdollah juga mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo pernah melewati ruas jalan Kayauni–Kokas.

“Presiden Jokowi pernah lewat di jalan ini. Jadi persoalan jalan ini sebenarnya sudah diketahui. Tinggal bagaimana kita bersama-sama mendorong agar ada penanganannya,” tuturnya.

Dari permasalahan jalan, pembahasan kemudian mengarah pada dukungan anggaran. Abdollah menyoroti Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang menurutnya dapat diperjuangkan untuk membantu penanganan ruas jalan Kayauni–Kokas.

“Yang kita dorong adalah bagaimana ada sumber anggaran yang bisa digunakan untuk memperbaiki jalan ini. Salah satunya DBH Migas. Ini yang harus kita perjuangkan bersama,” ujarnya.

Ia berharap pembahasan mengenai DBH Migas tidak berhenti menjadi wacana. Menurutnya, kebutuhan jalan Kayauni–Kokas perlu dibawa dalam pembicaraan anggaran agar ada ruang untuk penanganannya.

“Kalau memang ada sumber anggaran yang bisa kita dorong, mari kita perjuangkan. Yang penting ada langkah nyata untuk memperbaiki jalan ini,” jelasnya.

Abdollah juga menyampaikan bahwa masalah jalan tersebut telah dikomunikasikan dengan Wakil Gubernur Papua Barat. Ia berharap komunikasi itu ikut membuka jalan bagi penanganan ruas Kayauni–Kokas.

Pertemuan di DPRK tersebut berlangsung setelah masyarakat melakukan aksi tebang pohon pada tanggal 19 Agustus. Aksi itu menjadi bentuk protes atas kondisi jalan yang selama ini mereka rasakan.

Di hadapan massa Aliansi Pemuda Kokas, Abdollah menegaskan bahwa yang paling penting bukan lagi memperluas pembahasan, tetapi mencari jalan keluar bersama.

“Fokus kita hari ini hanya satu: bagaimana ada solusi nyata supaya jalan itu segera diperbaiki. Mari sama-sama berjuang, jangan lihat ke belakang, kita tatap ke depan,” simpulnya.***

About Amrin Landupa

Check Also

Terima Aspirasi Warga Kokas, DPRK Fakfak Gelar RDP dan Sepakat Kawal ke Provinsi

  Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *