
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan mengaku takjub melihat banyaknya peserta didik TK Baitul Makmur saat menghadiri acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Tahun Ajaran 2025/2026. Di balik tingginya antusiasme masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini tersebut, ia juga menyoroti kondisi bangunan sekolah yang dinilai masih memerlukan perhatian serius.
Acara yang berlangsung meriah dan penuh keakraban itu menghadirkan para orang tua, guru, serta siswa-siswi TK Baitul Makmur. Kehadiran para orang tua dalam mendampingi putra-putri mereka mendapat apresiasi dari Ibu Nurwidayati.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu yang selalu mendampingi anak-anaknya. Kehadiran orang tua adalah bentuk dukungan luar biasa bagi masa depan mereka,” ujar Ibu Nurwidayati. Sabtu, 20 Juni 2026
Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik PAUD yang selama ini telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan dedikasi.
“Mari kita berikan tepuk tangan untuk bunda-bunda PAUD yang setiap hari mendampingi dan mendidik anak-anak kita. Mereka bekerja dengan penuh kesabaran dan cinta kasih,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nurwidayati mengaku terkesan melihat jumlah peserta didik yang begitu banyak. Menurutnya, selama menghadiri berbagai kegiatan pelepasan PAUD di Kabupaten Fakfak, baru kali ini ia menyaksikan sejumlah anak didik yang begitu besar.
“Saya sangat terharu dan bangga melihat begitu banyak anak-anak PAUD di sini. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini semakin meningkat,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kemampuan sosial anak sejak dini. Ia menegaskan bahwa usia 1 hingga 5 tahun merupakan masa emas perkembangan anak yang tidak boleh diabaikan.
“Masih ada yang beranggapan bahwa PAUD tidak penting. Saya katakan itu keliru. Justru pendidikan anak usia dini adalah landasan utama dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan siap melanjutkan pembangunan bangsa,” tegasnya.
Selain menghadiri acara pelepasan siswa, Bunda PAUD Kabupaten Fakfak juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba memasak yang diikuti oleh ibu dan anak. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Selamat kepada para pemenang. Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tapi kebersamaan antara orang tua dan anak yang terbangun melalui kegiatan ini,” ujarnya.
Di balik acara kemeriahan, Ibu Nurwidayati mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi fisik bangunan TK Baitul Makmur yang dinilainya masih sangat sederhana dan membutuhkan perhatian lebih.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena bangunan sekolah tersebut dinilai sudah kurang layak untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal bagi anak-anak.
“Saya melihat langsung kondisi sekolah ini. Terus terang saya khawatir karena bangunannya sudah sangat sederhana dan perlu mendapatkan perhatian. Namun saya juga melihat semangat belajar anak-anak yang luar biasa, serta dedikasi para guru yang tetap mengajar dengan penuh semangat,” katanya.
Oleh karena itu, Ibu Nurwidayati berjanji akan menjaga kondisi tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait agar TK Baitul Makmur dapat memperoleh perhatian yang lebih baik ke depannya.
“Kami akan berupaya mendokumentasikan kondisi ini agar ke depan TK Baitul Makmur memiliki sarana dan prasarana yang lebih layak untuk mendukung proses belajar mengajar,” tambahnya.
Meski berada dalam keterbatasan fasilitas, acara pelepasan siswa TK Baitul Makmur berlangsung meriah, penuh kekeluargaan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Semangat anak-anak, dedikasi para guru, serta dukungan orang tua menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas dapat tumbuh melalui kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak