Breaking News
Home / Fakfak News / Kramongmongga Perkuat Pelayanan Publik Berpijak pada Adat

Kramongmongga Perkuat Pelayanan Publik Berpijak pada Adat

Kepala Distrik Kramongmongga, Husin Iha, S.Sos., bersama tokoh adat dari 10 Kampung, para kepala kampung, serta staf distrik saat mengikuti prosesi adat dan pertemuan penguatan pelayanan publik di Kantor Distrik Kramongmongga, Kamis, 18 Juni 2026.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Pemerintah Distrik Kramongmongga bersama tokoh adat dari 10 kampung menegaskan penguatan pelayanan publik yang tetap bertumpu pada sistem birokrasi pemerintahan, namun dijalankan dengan penghormatan terhadap nilai-nilai adat. Langkah ini menjadi upaya menghadirkan pelayanan yang lebih tertib secara administratif sekaligus lebih dekat dan humanis bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di kantor distrik dan bertemu dengan para tokoh adat, orang tua, kepala kampung, serta staf Distrik Kramongmongga, pada Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi ruang penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah distrik.

Kegiatan diawali dengan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang hidup dan menjaga masyarakat setempat. Prosesi ini menegaskan bahwa adat tidak berdiri terpisah dari pemerintahan, melainkan menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan sosial antara pemerintah dan masyarakat di kampung-kampung.

Kepala Distrik Kramongmongga, Husin Iha, S.Sos., menegaskan bahwa sistem birokrasi tetap menjadi dasar utama dalam pelayanan publik. Namun demikian, nilai-nilai adat perlu dihadirkan sebagai penguat agar setiap pelayanan pemerintah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Pelayanan pemerintah tetap berjalan sesuai aturan dan sistem birokrasi. Namun kami juga memastikan nilai adat tetap hadir dalam setiap proses pelayanan, sehingga pemerintah benar-benar melayani masyarakat dengan hati dan menghormati budaya yang hidup di kampung-kampung,” ujar Kepala Distrik.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh adat dari 10 kampung menyampaikan pesan-pesan adat kepada pemerintah distrik. Pesan itu pentingnya menjaga keseimbangan antara tata kelola pemerintahan dan nilai budaya, agar pelayanan publik tetap berjalan dengan adil, tulus, dan penuh penghormatan terhadap tradisi masyarakat.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Distrik Kramongmongga berharap terbangunnya sistem pelayanan publik yang tidak hanya kuat secara administrasi, tetapi juga dihapuskan pada nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat setempat.***

About Amrin Bro

Check Also

Air Mata Haru di Pelabuhan Fakfak: Kajari Buka Jalan Mimpi 10 Anak Kampung Firma Menuntut Ilmu di Pesantren

  Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, – Dengan iringan doa dan harapan keluarga, sepuluh anak asal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *