Home / Headline / Kejari Fakfak Segera Periksa Pejabat Pemprov Papua Barat

Kejari Fakfak Segera Periksa Pejabat Pemprov Papua Barat

Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jefry Huwae, SH. MH.
Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jefry Huwae, SH. MH.

Fakfak_ Terkait dana hibah 9,5 miliar dari Pemeritah Provinsi Papua Barat yang dikucurkan bagi Yayasan Fakfak Peduli Pendidikan Bangsa , sebuah yayasan yang menaungi STIKIP (Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Nuu War di Fakfak, Kejaksaan Negeri Fakfak akan bertandang ke Manokwari dan akan meminta keterangan dari Kepala BPPKAD Provinsi Papua Barat, BNI, serta pihak terkait. Demikian ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jefry Huwae, SH. MH.

“Kami akan segera ke Manokwari dan memeriksa Kepala BPPKAD serta BNI. Dan tidak menutup kemungkinan, yag diperiksa akan bertambah,” ujar Jefry. “Tujuannya, kami ingin mengetahui aliran dana 9,5 miliar tersebut, kemana saja. Untuk itu, pihak BNI termasuk yang akan kami mintai keterangan,” mantan jaksa kasus Pollycarpus itu.

Dijelaskan Jefry, dana hibah tersebut dicairkan dalam 2 tahap, yakni 5 miliar dan 4,5 miliar,  yang antara pencairan tahap pertama dan kedua, tidak lama. Artinya, seharusnya laporan pertanggungjawaban pencairan tahap pertama sudah beres, baru dana tahap kedua bisa cair.

“Kalau pencairannya antara tahap pertama dan kedua selang waktunya sekitar seminggu, saya tidak yakin pertanggungjawabannya sudah selesai. Selain dananya besar mencapai miliaran, dana hibah tersebut terkait dengan pembangunan fisik Kampus STIKIP Nuu War, Fakfak,” kata Jefry.

Sebelumnya, Frederik Iba yang juga Ketua Fakfak Peduli Pendidikan Bangsa yang menaungi STIKIP Nuu War Fakfak, usai diperiksa di Kejari Fakfak pada Jumat (30/9) lalu, menyatakan bahwa, dirinya dan juga pengurus serta panitia pembangunan kampus STIKIP Nuu War, merupakan korban seseorang yang kini telah tiada.

“Saya tidak tahu niat orang. Tetapi dapat saya katakan, bahwa saya serta teman-teman panitia lain, adalah korban. Saya terjebak,” jelas Frederik Iba.

Lembar per lembar jejak kasus mega hibah ini, diyakini oleh Kajari Fakfak akan terus terbuka. Semoga. (wah)

 

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Lapor Balik Penganiayaan Dan Perusakan, FK Juga Akan Laporkan Soal Cek Bodong

Fakfak_ FK atau Fredy Kerryanto, anggota DPRD Kabupaten Fakfak yang dilaporkan Lando Iha terkait dugaan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *