
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, –Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik Pariwari Tahun Anggaran 2026, Kamis, 12 Maret 2026, sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) melalui penjaringan aspirasi masyarakat di tingkat distrik.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos.,M.AP., Wakil Bupati, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., Anggota DPRK Fakfak, Kepala Distrik Pariwari, para Kepala Kampung dan Lurah, Tokoh Adat, Tokoh Agama, serta Masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Samaun menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk memastikan program pembangunan daerah benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia meminta seluruh kepala kampung dan aparat distrik agar serius dalam menyampaikan usulan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Musrenbang ini menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Karena itu saya minta kepala kampung dan aparat distrik menyampaikan usulan yang benar-benar menjadi prioritas warga,” ujar Bupati.
Menurutnya, ada dua persoalan utama yang menjadi fokus pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan ke depan, yakni penyediaan air bersih dan listrik bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan pembenahan data penerima bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.
Bupati menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat terkait bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dari pemerintah pusat menggunakan data resmi yang bersumber dari pendataan di tingkat kampung dan kelurahan.
Karena itu, ia meminta aparat distrik, pemerintah kampung, RT/RW, serta dinas terkait segera melakukan perbaikan data agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Kadang masyarakat merasa tidak mampu tapi tidak dapat bantuan, sementara yang mampu justru dapat. Ini bukan karena pilih kasih, tetapi karena data yang masuk belum sesuai. Jadi kita harus perbaiki bersama,” tegasnya.
Selain persoalan bantuan sosial, Bupati juga menekankan bahwa ketersediaan air bersih masih menjadi keluhan terbesar masyarakat, khususnya di Distrik Pariwari.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan perguruan tinggi guna mencari sumber air bawah tanah menggunakan teknologi modern. Upaya ini diharapkan mampu menyediakan sumber air yang lebih stabil bagi masyarakat.
“Tahun ini kita mulai fokus serius pada air bersih. Kita akan lakukan pengeboran di beberapa titik supaya masyarakat tidak lagi kesulitan saat musim kemarau,” Tambahnya.
Di sektor energi, pemerintah daerah juga menargetkan perbaikan jaringan listrik serta pemasangan sambungan baru bagi warga yang belum memiliki akses listrik.
Bupati menyebutkan bahwa pada tahun 2026 pemerintah menargetkan program pemasangan listrik gratis bagi masyarakat yang belum tersambung jaringan listrik, termasuk instalasi hingga meteran.
Namun demikian, bantuan tersebut hanya mencakup pemasangan awal, sedangkan biaya pemakaian listrik selanjutnya menjadi tanggung jawab masing-masing warga.
“Saya minta kepala kampung segera mendata warga yang belum punya listrik. Tahun ini kita target semua bisa terpasang,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik menegaskan bahwa Musrenbang harus menjadi wadah untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di tingkat kampung dan distrik.
Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat sehingga program pembangunan yang disusun pemerintah daerah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Musrenbang Distrik Pariwari ini merupakan bagian dari rangkaian Musrenbang tingkat distrik di Kabupaten Fakfak yang akan menjadi bahan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Fakfak Tahun 2026.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
