
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.com, —Kunjungan perdana Istri Bupati Fakfak yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, ke Kampung Saharey, Distrik Fakfak Timur, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Disambut dengan pengalungan rica, pemberian noken, hingga tarian sawat yang energik, suasana hangat langsung terasa sejak Mama Nurwidayati menjejakkan kaki di kampung pesisir tersebut.
Meski harus menempuh perjalanan laut dengan gelombang tinggi, semangat Ibu Nurwidayati tak sedikit pun surut. Senyum dan sapa hangat yang ia bagikan sepanjang perjalanan menjadi bukti nyata komitmennya untuk hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk kampung-kampung yang jauh dari pusat kota.
Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, suasana tiba-tiba berubah haru ketika Mama Nurwidayati menghampiri anak-anak yang sejak pagi menanti kedatangannya.
Dengan spontan ia memanggil mereka, mengasuh seorang balita, dan membagikan pelukan satu per satu. Tangis bahagia tak terbendung dari beberapa mama-mama kampung yang melihat perhatian tulus itu.
“Mama, terima kasih… Mama terbaik mau lihat kami langsung dan peduli anak-anak kami,” ucap seorang mama sambil memeluk erat beliau.
Momen itu seolah menjadi jawaban dari kerinduan anak-anak Saharey akan sosok yang memberi perhatian, sekaligus kerinduan masyarakat akan kehadiran pemimpin yang mau menatap langsung kondisi mereka.
Di sela suasana haru, tokoh masyarakat serta para guru menyampaikan kondisi pendidikan yang selama ini mereka hadapi. Tiga masalah utama yang dijelaskan adalah:
Jumlah guru yang sangat terbatas,
Fasilitas sekolah yang minim,
Tidak adanya PAUD sebagai landasan pendidikan usia dini.
Kondisi tersebut membuat masyarakat menitipkan harapan besar agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada masa depan anak-anak mereka.
“Harapan kami, Mama jangan lupa lihat kami lagi. Anak-anak Saharey butuh perhatian. Kami butuh mama Bupati,” ujar salah satu tokoh perempuan kampung.
Menanganggapi berbagai masukan, Mama Nurwidayati menegaskan bahwa aspirasi terkait pendidikan usia dini, perataan tenaga guru, serta peningkatan fasilitas sekolah akan menjadi catatan penting. Ia memastikan seluruh masukan tersebut akan dibahas bersama dinas terkait.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk mendengarkan langsung suara masyarakat dan melihat sendiri kondisi yang mereka hadapi.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
