Home / Headline / Dewan Adat dan LMA Fakfak Menyoal Video Bupati Kaimana Tentang Air Terjun Kiti-Kiti

Dewan Adat dan LMA Fakfak Menyoal Video Bupati Kaimana Tentang Air Terjun Kiti-Kiti

Video Bupati Kaimana Freddy Thir di media sosial Tik Tok yang menghebohkan masyarakat Kabupaten Fakfak. (Foto ist)

 

Reporter : Amrin Landupa
Editor : Wahyu Hidayat.

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Lembaga Masyarakat Adat atau LMA dan Dewan Adat Baham Matta Kabupaten Fakfak,  menanggapi postingan video Bupati Kaimana, Freddy Thie, di media sosial tik tok, yang diunggah Beberapa hari lalu.

Akun Freddy Thie di Tik Tok, memposting 2 versi video senada, yang intinya menyatakan bahwa, Air Terjun Kiti Kiti yang selama ini dikenal luas berada di wilayah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, diklaim sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kaimana.

Dalam video yang dibuat sepulang menghadiri undangan memperingati HUT Kabupaten Fakfak ke-122 itu, Bupati Kaimana yang mengenakan kaos kombinasi hijau dengan latar belakang air terjun kiti-kiti mengatakan, “In<span;>i salah satu destinasi Kabupaten Kaimana. Air terjun air Kiti kiti. Air terjun Ini langsung jatuh di laut. Kita bisa lihat jatuh di laut. Ini destinasi spot wisata yang luar biasa. Hanya ada di Kaimana,”

Menanggapi video yang kini menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Fakfak ini,  Ketua LMA Kabupaten Fakfak, Valentine Kabes, dengan tegas menyatakan bahwa hal itu keliru.

Valentinus Kabes didampingi Sektretaris LMA, Willy Hegemur, ditemui media ini di Sekretariat LMA Kabupaten Fakfak pada Senin, 21 November 2022 menyampaikan bahwa, perlunya klarifikasi dari Bupati Kaimana, Freddy Thie, mengenai  video tersebut. Pasalnya, air terjun kiti-kiti masuk wilayah administrasi Kabupaten Fakfak.

“Bupati Kaimana harus mengklarifikasi statemen terkait Air Terjun Kiti Kiti, karena ini merupakan kekeliruan. Saya berharap Pemerintah Kabupaten Fakfak perlu melihat  hal ini secara serius dan perlu ada komunikasi bersama antara masyarakat adat, dewan adat dan kedua kabupaten, sehingga dugaain klaim destinasi wisata Air Kiti Kiti dapat ini dapat diselesaikan,” ujar Valentinus.

Senada, Willy Hegemur juga menyampaikan, air terjun kiti kiti merupakan wilayah administrasi Kabupaten Fakfak. Willy mendorong Bupati Fakfak untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut, serta persoalan batas di tempat lain seperti Fakfak-Bintuni.

Ditempat terpisah, Demianus Tuturop, Ketua Dewan Adat Baham Matta Kabupaten Fakfak, menyampaikan hal yang sama bahwa, Pemerintah Kabupaten Fakfak harus serius  untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga tidak ada lagi statemen yang bisa berdampak negatif.

Penjelasan lebih spesifik disampaikan oleh Kepala Distrik Karas Kabupaten Fakfak, Soleman Temongmere.

Menurut Soleman, posisi air terjun kiti-kiti masih masuk dalam wilayah Kampung Maas Distrik Karas.

Tugu ini dibangun sebagai tanda perbatasan Kabupaten Fakfak dan kabupaten Kaimana. (Foto ist)

“Perbatasan Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kaimana itu ada di Tanjung Besi dan di sana telah dibangun tugu yang bertuliskan batas wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Fakfak,” jelas Soleman. “Jadi itu perbatasan Distrik Karas Kabupaten Fakfak dan Distrik Buruway Kabupaten Kaimana. Sedangkan air terjun kiti-kiti, jelas masih masuk dalam wilayah Distrik Karas,” tambahnya.

Dalam laporan Plt. Kepala Distrik Karas Soleman Temongmere (saat itu masih Plt, red) kepada Bupati Fakfak pada 2018, terkait hasil penetapan batas adat Petuanan Ati-Ati dan Petuanan Namatota di Kampung Nusa Ulan Distrik Buruway Kabupaten Kaimana, pada salah satu poin tertulis, wilayah adat Petuanan Ati-Ati dan Petuanan Namatota dibatasi mulai Tanjung Besi sampai Patikakakar membelah dua Gunung bay dan selanjutnya dari Gunung Taundai sampai Tanah Rata (Kayu Putih).

Sayangnya, hingga berita ini di upload, wartawan media ini belum berhasil terhubung ke Bupati Kaimana dan informasinya, video tersebut telah dihapus. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Anies Dijadwalkan Hadiri Jambore AFKN,  Jaringan Anies Fakfak Konsolidasi

  Reporter : Kartini Ali Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Jaringan Anis atau Jarnis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *