Home / Headline / Diduga “Bermain” Dana Kampung, Bendahara Kampung Ditahan Polres Fakfak

Diduga “Bermain” Dana Kampung, Bendahara Kampung Ditahan Polres Fakfak

LA, tersangka tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran Kampung. (Foto res/Ist)

Reporter : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ LA, 43 tahun, bendahara Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, ditahan Sat Reskrim Polres Fakfak pada Senin, 20 September 2021.

LA disangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah,  tahun anggaran 2016 dan 2017, yang berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat, terdapat nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp. 550.964.828.

Kapolres Fakfak, AKBP. Ongky Isgunawan, S.I.K. melalui Kasat Reskrim, Iptu. Handam Samudro, S.T.K., S.I.K. mengatakan bahwa, “Awalnya kasus ini diketahui dari adanya informasi masyarakat tentang dugaan terjadinya tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah, tahun anggaran 2016 dan 2017. Kemudian, ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim Polres Fakfak,”

Selanjutnya dijelaskan, tahun 2016, Kampung Kayu, Merah Distrik Fakfak Tengah, menerima anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten (DD), APBD Provinsi (Otsus) dan APBN (ADD) sebesar Rp. 1.371.509.200 yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Pemerintahan Kampung, Pembangunan Kampung, Pembinaan Kemasyarakatan Kampung dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

Kemudian tahun 2017, Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak, kembali menerima anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten (DD), APBD Provinsi (Otsus) dan APBN (ADD) sebesar Rp. 1.984.823.100 yang mana, seluruh anggaran yang diterima tersebut dikelola oleh Kepala Kampung Kayu Merah inisial LH dan Bendahara berinisial LA.

Anggaran Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak yang telah dicairkan ke dalam rekening kas Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah, kemudian oleh Kepala Kampung LH dan Bendahara LA ditarik tunai, berdasarkan tahapan pencairan sesuai dengan tahun anggaran. Namun ketika dikelola, tidak berjalan sesuai dengan RAPBK/APBK Kampung Kayu Merah.

Berdasar hasil pemeriksaan khusus oleh Inspektorat Kabupaten Fakfak, telah ditemukan penyelewengan dalam pengelolaan anggaran Kampung Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah tahun anggaran 2016 dan 2017.

Dari hasil pemeriksaan khusus ini, Inspektorat Kabupaten Fakfak merekomendasikan kepada Penyidik Sat Reskrim Polres Fakfak selaku Aparat Penegak Hukum, untuk melakukan proses hukum atas dugaan penyelewengan anggaran yang terjadi di Kampung Kayu Merah pada tahun anggaran 2016 dan 2017.

Setelah penyidik Sat Reskrim Polres Fakfak melakukan penyelidikan dan penyidikan, ditemukan dugaan tindak pidana korupsi dan berdasarkan hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) yang dilakukan oleh auditor BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat, terdapat nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp. 550.964.828.

Usai dilakukan gelar perkara, dari pengumpulan alat bukti berupa keterangan saksi sebanyak 14 orang,  keterangan ahli auditor BPKP, surat dan petunjuk, serta barang bukti, maka status LA berubah dari saksi menjadi tersangka, dan pada Senin 20 September 2021, dilakukan penangkapan terhadap tersangka LA, dan ditahan di Rutan Polres Fakfak.

LA disangkakan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 8 Jo Pasal 9 UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1e KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara  paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, denda paling sedikit Rp. 50.000.000 dan paling banyak Rp.1.000.000.000.

“Perlu diketahui, berdasarkan Surat Akta Kematian Nomor 9203KM-26032021-0001, pada tanggal 22 Februari 2020, Kepala Kampung Kayu Merah dengan inisial LH telah meninggal dunia, dan sesuai Pasal 77 KUHAP, maka hak penuntutan hukum terhadap Kepala Kampung LH dinyatakan gugur,” pungkas Kasat Reskrim, Handam Samudro. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Pintu Tak Terkunci,  6 HP dan Uang Puluhan Juta Digasak Maling

Reporter : Sri Maryati   | Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Sial bagi H. Sudirman.  ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *