Home / Headline / Release Tahunan Polres Fakfak, Miras Masih Mendominasi

Release Tahunan Polres Fakfak, Miras Masih Mendominasi

Kapolres Fakfak, AKBP Ongky Isgunawan, S.I.K. (kiri) saat memberikan penjelasan pada Release Tahunan Polres Fakfak tahun 2020 (foto IF)

Reporter : Sri Maryati   | Editor : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Miras atau minuman keras, masih mendominasi pelanggaran yang terjadi di Satuan Narkoba Polres Fakfak. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Fakfak, AKBP Ongky Isgunawan, S.I.K. saat menggelar Release Tahunan Polres Fakfak Tahun 2020 pada Kamis, 31 Desember 2020.

“Untuk tahun 2020 terdapat 12 kasus yang didominasi oleh minuman keras dengan barang bukti sebanyak 8.840 liter miras campuran, baik yang bermerk maupun minuman lokal,” kata Kapolres dalam keterangannya.

Selain minuman keras, selama tahun 2020 Polres Fakfak berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0.0347 gram dan ganja 57,1783 gram.

Dari release tahunan tersebut diungkapkan, gangguan Kamtibmas pada tahun 2020 terjadi tren kenaikan bila dibanding tahun 2019.

Bila di tahun 2019 Polres Fakfak menangani 282 kasus  dengan 141 terselesaikan, pada tahun 2020 terjadi kenaikan menjadi 297 kasus dengan 177 kasus yang dapat diselesaikan.

Sedangkan Satuan Lalulintas mencatat penurunan kasus selama tahun 2020.

Jika pada tahun 2019 terjadi 34 kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian 10 orang meninggal dunia dan  mengakibatkan kerugian material sebesar 267 juta, maka tahun 2020, menurun menjadi 26 kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian 9 orang meninggal dunia, 9 orang luka berat dan 20 orang luka ringan, dengan kerugian material sebesar 83 juta.

Menyinggung kasus menonjol yang terjadi pada pada tahun 2020, Kapolres mengungkap bahwa, pihaknya sedang menangani kasus pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi pada 16 Desember 2020 lalu.

Terkait hal ini, Kasat Reskrim Polres Fakfak, AKP Alexander Putra, S.H., S.I.K. menyampaikan, pihaknya akan menggelar rekonstruksi pada pertengahan Januari 2021 ini.

“Untuk kasus pembunuhan disertai mutilasi tersebut, akan dilakukan rekonstruksi pada pertengahan Januari ini,” jelas lulusan Akpol 2008 yang pernah bertugas di Sudan pada 2014 ini. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Tak Bisa Bayar Denda 50 Juta, Untuk Kali Kedua, Abas K Dieksekusi Ke LP Fakfak

Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Fakfak, Papua Barat, Senin, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *