Home / Headline / Aksi Siswa SMK Negeri 1 Fakfak: Buka Palang, Atau Belajar Di Gedung DPRD

Aksi Siswa SMK Negeri 1 Fakfak: Buka Palang, Atau Belajar Di Gedung DPRD

Ratusan siswa SMK Negeri 1 Fakfak, melakukan demo damai di Kantor DPRD Kabupaten Fakfak, meminta DPRD peduli dan membuka palang sekolahnya (Foto IF)

Reporter : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Sekira 300 siswa SMK Negeri 1 Fakfak, Papua Barat, Kamis siang, 6 Agustus 2020, melakukan aksi unjuk rasa damai di Kantor DPRD Kabupaten Fakfak. Kedatangan mereka ini, untuk mengadukan sekaligus meminta perhatian DPRD Kabupaten Fakfak, untuk peduli terhadap kemelut sekolah mereka yang telah dipalang sejak 20 Maret 2020 lalu.

Lantunan lagu Iwan Fals yang berjudul Kumenanti Seorang Kekasih, yang digubah teksnya menjadi “…….jangan biarkan ini berlalu

selesaikanlah dengan segera

andai kau tak pedulikan ini

punah harapanku”

membuat hati yang meski hanya sedikit menyimpan kepedulian terhadap nasib mereka, akan tersentuh.

Dalam pertemuan di ruang rapat lantai 4 Kantor DPRD Kabupaten Fakfak, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Fakfak, Siti Rahmah Hegemur, S.T., Kepala SMK Negeri 1 Fakfak, Mohammad Sentot, meminta pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Fakfak, peduli dengan nasib para siswa yang tidak dapat memasuki sekolahnya, sehingga tidak dapat belajar hampir lima bulan ini.

Suasana pertemuan DPRD Kabupaten Fakfak dengan pihak sekolah dan instansi terkait

“Kami hanya meminta agar palang segera dibuka, agar kami bisa sekolah kembali. Itu saja,” pinta Sentot langsung menukik. “Bila tidak bisa, maka Senin depan kami akan belajar di gedung dewan ini,” tambahnya.

Menurut Sentot, pihaknya mendatangi DPRD Kabupaten Fakfak, karena aset SMK Negeri 1 Fakfak belum diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat. Sehingga, kewenangan membuka palang atau menyelesaikan masalah pemalangan tersebut, merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Dari pertemuan hampir satu jam tersebut, terungkap pula bahwa, pemerintah daerah sebenarnya telah menyelesaikan pembayaran atas tanah dan tanaman di lokasi sekolah tersebut.

“Pemerintah daerah telah membayar untuk tanah dan tanamannya juga. Pembayarannya telah dilakukan sebelum tahun 2000. Bukti pembayarannya ada. Dan petunjuk pimpinan, bila sudah dibayar, maka tentu tidak bisa dilakukan pembayaran lagi. Selain itu, bila mengalami hambatan, maka pemerintah mungkin akan mengambil opsi penyelesaikan melalui jalur hukum,” jelas Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Fakfak, Abdul Kadir Ruslan Rumoning.

Semenrara itu, Ketua DPRD Kabupaten Fakfak, Siti Rahma Hegemur yang didampingi salah seorang anggota dewan, Marcel Rahamitu, berjanji akan segera menindaklanjuti masalah ini minggu depan.

Selain dihadiri dua anggota dewan, pihak sekolah dan perwakilan siswa, pertemuan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Kabag Pemerintahan Setda Fakfak, komite sekolah SMK Negeri 1 Fakfak serta perwakilan orang tua siswa.

Lagu Padamu Negeri, menutup aksi damai ini, dan para siswa diangkut empat truk, mobil dan belasan sepeda motor, kembali ke sekolahnya, menempuh 40 menit perjalanan darat, seraya menyimpan harapan, bisa kembali bersekolah.. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Moment Undian Nomor Urut Paslon, Jadi Ajang Judi?

Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Hari ini, Kamis, 24 September 2020, direncanakan pukul 10.00 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *