Home / Headline / 1 Bapaslon Diteliti Dokumennya, 1 Ditolak Dan 1 Batal Menyerahkan

1 Bapaslon Diteliti Dokumennya, 1 Ditolak Dan 1 Batal Menyerahkan

Dalam pengawasan Bawaslu dan timses pasangan “Utayoh”, tim verifikator dokumen, sedang melakukan penelitian dokumen hingga Selasa (28/7) siang tadi (Foto IF)

Reporter : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ KPU Kabupaten Fakfak, Papua Barat, hingga Selasa siang tadi, 28 Juli 2020, masih melakukan penelitian terhadap dokumen surat dukungan tambahan perbaikan dari bapaslon Untung Tamsil, S.Sos. dan Yohana Dina Hindom, S.E., M.M. atau yang dikenal sebagai bapaslon “Utayoh”. Demikian disampaikan komisioner KPU Kabupaten Fakfak Divisi Teknis dan Penyelenggara, Hasanudin Retob, kepada media di kantornya siang tadi.

“Terhadap dokumen syarat dukungan perbaikan pasangan “Utayoh”, masih dilakukan penelitian dokumennya. Sedangkan untuk pasangan Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T.P. dan Drs. H. Mustaghfirin, M.Si., KPU Kabupaten Fakfak menolaknya, disebabkan hanya menyerahkan 1 jenis dokumen saja,” jelas Hasanudin Rettob. “Dan untuk pasangan Ir. Abdul Rahim Fatamasya, M.Si dan Jefferson Jemi Liunsanda, S.Th. atau pasangan RADJA, mereka batal menyerahkan,” tambahnya.

Lebih lanjut Hasanuddin Rettob menjelaskan, setelah melakukan penelitian 3.894 dokumen syarat dukungan perbaikan dari “Utayoh”, pihaknya akan melanjutkan ke tahapan verifikasi administrasi sejak 28 Juli hingga 4 Agustus 2020.

“Karena pasangan “Utayoh” merupakan bapaslon tunggal, maka tidak perlu dilakukan penelitian kegandaan, sehingga proses berikutnya adalah penyerahan dokumen dari KPU kepada PPS melalui PPD, pada 8 sampai 10 Agustus 2020. Sedangkan verifikasi faktual akan dilakukan pada 8 hingga 16 Agustus 2020,” ujar Hasanuddin Rettob.

Terkait proses verifikasi faktual atau verfak, Hasanuddin menjelaskan, proses verifikasinya berbeda dengan verfak yang lalu.

“Verfak nanti itu, bapaslon harus menghadirkan orang yang mendukung, yang dokumennya akan diverfak. Jadi verfak kali ini, bapaslon yang harus berperan aktif. Dan bila pendukungnya tidak bisa dihadirkan hingga hari terakhir, maka akan dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS,” jelasnya.

LO pasangan “Utayoh”, Salim Alhamid, disaksikan oleh Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom, menyerahkan berkas syarat dukungan perbaikan kepada Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Dihuru Dekri Radjaloa, S.P.

Sebelumnya, Senin, 27 Juli 2020, sekira pukul 16.30 WIT, pasangan “Utayoh” bersama timses dan puluhan pendukungnya mendatangi Kantor KPU Kabupaten Fakfak, untuk menyerahkan syarat dukungan perbaikan.

Untung Tamsil, S.Sos. dan Yohana Dina Hindom, S.E., M.M. hadir bersama untuk menyerahkan 3.894 syarat dukungan perbaikan kepada Ketua KPU Kabuaten Fakfak, Dihuru Dekry Radjaloa, S.P. yang didampingi oleh empat komisioner lainnya, serta disaksikan oleh Bawaslu Kabupaten Fakfak.

Sedangkan pasangan ‘Doamu”, yakni Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T.P. dan Drs. H. Mustaghfirin, M.Si.,  tiba di Kantor KPU Kabupaten Fakfak pada pukul 23.43 WIT. Sayangnya, meski terjadi negosiasi yang cukup alot hingga Selasa dini hari tadi, KPU Kabupaten Fakfak menolak syarat dukungan perbaikan yang diserahkan oleh pasangan ini.

Dengan demikian, maka 1 bapaslon yakni “Utayoh” masih diteliti dokumennya, 1 bapaslon yakni “Doamu” ditolak, sedangkan 1 bapaslon, yakni bapaslon “radja” batal menyerahkan syarat dukungan perbaikan. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Silaturahim Dengan GPK, Wakil Ketua MRP PB Harapkan Kehidupan Yang Harmonis

Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_  Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Cyrillus ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *