Home / Headline / GPK Gelar Napak Tilas Pulau Keikei, Upaya Mengurai Sejarah Warga Kei Di Fakfak

GPK Gelar Napak Tilas Pulau Keikei, Upaya Mengurai Sejarah Warga Kei Di Fakfak

Pulau Keikei, tanah pertama yang dipijak moyang Suku Kei di Kabupaten Fakfak (Foto dok IF)

 

Reporter : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Gerakan Pemuda Kei atau GPK Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu, 13 Juni 2020, menyelenggarakan Napak Tilas Pulau Keikei, yang dipusatkan di Pulau Keikei, Kelurahan Danaweria, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak.

Diawali dengan do’a bersama yang dilangsungkan di kediaman Ahmad Hindom, Warnemen Kelurahan Danaweria, lebih dari seratus orang kemudian menuju Pulau Keikei, sebagai lokasi puncak kegiatan tersebut.

Ketua Panitia Napak Tilas Pulau Keikei, Abram Renmeuw menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk menelusuri sejarah masuknya moyang Suku Kei ke Kabupaten Fakfak.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kali pertama yang diikuti oleh banyak masyarakat Suku Kei yang ada di Kabupaten Fakfak. Selain sebagai upaya menelusuri sejarah masuknya moyang Suku Kei di Fakfak, kegiatan ini merupakan ajang silaturohim bagi warga Kei,” jelas Abram Renmeuw.

Lebih jauh Abram menjelaskan, dalam kegiatan tersebut akan dilakukan pembersihan Pulau Keikei dan pembuatan bukmam atau tempat sirih pinang.

Lokasi Pulau Keikei sendiri, tak jauh dari daratan Fakfak dan berada di sebelah Pulau Tubir Seram.  Lebih dari seratus masyarakat Kei yang mengikuti kegiatan napak tilas ini, harus menyusuri jalan setapak menurun yang berlokasi di depan Pura, hingga di pantai.

Karena kondisi laut sedang surut atau meti, sebagian orang memilih jalan kaki menyeberang ke Pulau Keikei yang berjarak sekitar 100 meter dari daratan Fakfak, meski kaki harus basah setinggi lutut. Sedangkan tetua adat dan tokoh masyarakat, menyeberang menggunakan perahu.

Mantan Wakil Bupati Fakfak, Sdr. Said Hindom yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa, moyang Suku Kei yang datang ke Fakfak saat itu, kali pertama berlabuh di Pulau Keikei tersebut.

NAPAK TILAS PULAU KEIKEIDiselenggarakan oleh Gerakan Pemuda Kei Kabupaten FakfakFakfak, 13 Juni 2020

Posted by Infofakfak on Friday, June 12, 2020

“Moyang tersebut, kemudian diterima oleh tete-tete kami, dari Marga Hindom dan Marga Kabes. Hingga akhirnya berkembang banyak, seperti saat ini,” jelas Said Hindom.

Said Hindom didapuk untuk menyerahkan dua lembar kain sarung kepada dua keturunan moyang Suku Kei. Salah satunya, Korry Temongmere, yang selanjutnya meletakkan batu pertama pembuatan bukmam atau tempat sirih pinang.

NAPAK TILAS PULAI KEIKEIMengenang sejarah perjalanan masuknya moyang Suku Kei di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pembersihan Pulau Keikei, pembuatan Bukmam/tempat sirih dan silaturohim.

Posted by Infofakfak on Friday, June 12, 2020

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Kei Kabupaten Fakfak, Putnarubun berharap, generasi muda Suku Kei yang ada di Kabupaten Fakfak, paham sejarah moyang mereka.

“Kegiatan ini adalah untuk mengingat kembali moyang yang turun di Fakfak. Dan kali pertama yang dinjak adalah Pulau Keikei ini. Memang versi sejarah masuknya moyang kami ada beberapa. Untuk itu, setelah kegiatan ini, kami akan menelusuri dan mencoba menyamakan sejarah, dengan bertanya kepada orang-orang tua kami. Dan kami tegaskan, kegiatan ini tidak ada unsur politik sama sekali,” jelas Putnarubun.

Salah satu versi masuknya moyang Suku Kei di Fakfak, seperti disampaikan Abram Renmeuw, moyang Suku Kei datang ke Fakfak menggunakanrakit bambu.

“Dari bambu dan tanaman menjalar yang dipergunakan sebagai pengikat rakit tersebut, kemudian tumbuh rumpun bambu dan tumbuhan menjalar di Pulau Keikei ini,” jelas Abram sambil menunjuk serumpun bambu bercabang banyak, serta tumbuhan menjalar yang dimaksudkan sebagai tali pengikat rakit.

Kegiatan napak tilas tersebut, juga dimanfaatkan untuk rekreasi bagi anak-anak dengan berenang di pantai Pulau Keikei. Karena air laut tak dalam, orang tua tidak terlalu kuatir dengan anak-anak mereka yang berenang hingga cukup jauh dari bibir pantai. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Keluarga Besar Nababan Fakfak, Rayakan Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Boru Bere/Ibebere Ke 65

Reporter : Sri Maryati     | Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Keluarga besar Nababan yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *