
Fakfak_ Berlawanan dengan klaim Panwas Fakfak yang mengatakan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat di Kabupaten Fakfak menurun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fakfak justru menilai tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilgub ini meningkat.
Hal ini disampaikan Hasanudin Rettob, S.PdI., Komisioner KPU Fakfak, Divisi Teknis Penyelenggara, menanggapi pernyataan Panwaslu Kabupaten Fakfak, yang menyatakan bahwa, partisipasi pemilih dalam Pilgub menurun.
“Animo masyarakat mencoblos meningkat, hal ini jika kita bandingkan dengan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Fakfak yang hanya 60%. Sedangkan untuk Pilgub Papua Barat, mencapai 75% dari jumah DPT sebanyak 52.089 orang pemilih,” jelas Hasanudin Rettob, Jumat (17/2).
Menurut Rettob, meningkatnya partisipasi pemilu dalam Pilgub, disebabkan adanya upaya kerja keras KPU Kabupaten Fakfak melakukan sosialisasi ke masyarakat.
“Jadi kalau yang dibilang oleh Panwaslu bahwa kami kurang sosialisasi, kami sudah maksimal melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Rettob berharap, kedepan pihaknya lebih intens melakukan sosilalisasi ke tingkat kampung hingga distrik, sehingga partisipasi pemilu meningkat sesuai yang diharapkan.
“Bicara soal partisipasi pemilih ini, tidak saja tanggungjawab kami sebagai penyelenggara, tetapi semua komponen, diantaranya Kesbangpol, partai politik dan para calon, termasuk wartawan yang mensosialisasikan hal ini,” tandas Rettob.
Terkait sosialisasi KPU, Mursal, seorang mahasiswa yang mengaku mengikuti perkembangan Pilgub tahun ini menyatakan, sosialisasi KPU sudah cukup maksimal.
“Saya rasa, upaya KPU sudah cukup baik. Saya lihat alat kampanye juga tersebar dimana-mana. Sedangkan sosialisasi di media, dengan mudah kita bisa baca di media online. Saya juga setuju, bahwa suksesnya pesta demokrasi ini bukan hanya tanggungjawab KPU saja,” ujar Mursal. (wah)
Reporter : Salter
Editor : Wahyu
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak