
Fakfak_ Sekretaris Kabupaten Fakfak, Drs. Husein Thofer, MSi. akhirnya buka suara atas berbagai isu politik yang berkembang seputar dirinya.
Kepada wartawan, Husein Thofer menjelaskan bahwa, Bupati Muhammad Uswanas menarik dirinya ke Fakfak adalah sebagai Sekda, sehingga dirinya tidak tertarik untuk bermain politik praktis. Hal ini perlu dijelaskan agar masyarakat paham, bahwa isu politik yang menyebutkan bahwa dirinya “bikin gerakan” agar terpilih mendampingi Muhammad Uswanas sebagai cawabup, adalah tidak benar.
“Siapa yang dipilih untuk mendampingi Bapak Bupati Muhammad Uswanas untuk menjadi calon wakil bupati, adalah hak penuh beliau. Saya ditarik ke Fakfak, ditugaskan menjadi Sekda. Jadi apapun keputusan Beliau, tentu kita harus menerima,” ujar Husein Thofer.
Sebagai Sekda, Husen Thofer menghimbau masyarakat, utamanya PNS di Fakfak, agar tenang dan tetap menjalankan tugas utamanya melayani masyarakat.
“Sebagai Bupati, tentu beliau sangat paham apa yang harus dilakukan untuk masyarakat Fakfak. Jadi keputusan beliau terkait politik, adalah mutlak di tangan Beliau,” tambah Husen.
Sebelumnya, Husen Thofer sempat diisukan kecewa dengan keputusan Muhammad Uswanas yang menunjuk Abraham Sopaheluwakan, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Fakfak, menjadi bakal calon wakil bupatinya. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
Pertimbangan Balon kk mohca karna waktu u mengurus n nunggu pensiun menjadi kendala. elekbilitas sekda juga kurang tinggi.itulah kk mohca tdk mau memilih seperti buang garam di laut