
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Ketua DPRK Fakfak, Amir Rumbouw, menyampaikan rasa mendalam atas fenomena kemarau panjang yang memicu krisis air bersih dan kebakaran hutan di Kabupaten Fakfak.
Hal tersebut disuarakan Amir Rumbouw saat memimpin Pembukaan Rapat Paripurna ke-Sembilan Masa Sidang ke-Tiga di Ruang Sidang DPRK Fakfak, Sabtu, 26 September 2026.
Dalam sidang yang didampingi para Wakil Ketua DPRK serta dihadiri Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Wakil Bupati Donatus Nimbitendik, unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD, Amir Rumbouw membeberkan tiga dampak krusial kemarau: mengeringnya sumber air bersih utama, maraknya karhutla, dan kegagalan panen.
Atas kondisi ini, DPRK Fakfak menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Fakfak, Forkopimda, hingga jajaran pemerintah distrik dan kampung yang bergerak cepat membantu warga terdampak.
Amir Rumbouw juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menghemat udara bersih serta tidak membakar lahan maupun sampah secara serampangan.
”Mari kita jaga kesehatan, ikuti Arah resmi pemerintah mengenai kondisi cuaca, dan bersama-sama berdoa agar cobaan ini segera berlalu,” imbau Amir.
Menutup Arahnya, Ketua DPRK mengajak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan pimpinan OPD untuk bersungguh-sungguh mengawali pembahasan RAPBD-P 2026 agar tuntas tepat waktu demi kepentingan rakyat Fakfak.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak