
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Arif Husein Rumagesan, S.Sos., M.AP., memberikan penegasan penting di sela-sela pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Meski program ini diusung untuk meringankan beban masyarakat lewat harga terjangkau, Sekda mengingatkan agar tidak ada oknum distributor maupun pedagang dan kios eceran yang memanfaatkan situasi demi keuntungan sepihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Arif Rumagesan kepada awak media usai membuka secara resmi Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Taman Satu Tungku Tiga Batu (STTB), Kamis 22 Oktober 2026. Kegiatan pasar murah ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu.
”Judulnya harga murah, tetapi di dalamnya jangan sampai bukan harga murah, harganya naik. Nah, ini yang kita coba akan melihat,” tegas Sekda.
Terkait pelaksanaan di hari pertama, Sekda menyoroti kendala di lapangan karena baru 7 dari total 12 distributor terdata yang hadir. Menyikapi hal tersebut, pihaknya telah meminta Dinas Pertanian, Perindag, hingga koperasi untuk proaktif berkoordinasi dan memperketat pengawasan harga.
Meski demikian, pemerintah mengakui adanya keterbatasan dalam mendeteksi oknum pedagang atau pemilik kios yang berpotensi memborong barang di lokasi lalu menjualnya kembali dengan harga tinggi. Karena itu, imbauan moral dan pendekatan persuasif dikedepankan agar para pelaku usaha tetap jujur.
”Mereka yang menjadi bagian dari pedagang harus bisa memberikan kesempatan dan harus berani jujur bahwa ini adalah untuk kebutuhan kita bersama,” imbuhnya.
Di samping ketersediaan sembako, Sekda Arif juga mendorong kesadaran jangka panjang masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan mandiri melalui pemanfaatan potensi lokal. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada beras.
”Kenyang bukan hanya karena beras. Bisa ada keladi, ada pisang, kemo (umbi lokal), panggalan (kasbi), dan seterusnya,” pungkas Sekda seraya berpesan agar warga memperhatikan masa panen yang tepat sebelum memperdagangkan komoditas lokal tersebut.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak