Home / Headline / Tahun 2022 Tangani 222 Kasus, Ini 1 Kasus Viral Yang Jadi PR Polres Fakfak

Tahun 2022 Tangani 222 Kasus, Ini 1 Kasus Viral Yang Jadi PR Polres Fakfak

Kapolres Fakfak dalam konferensi pers terkait progres penanganan kasus selama tahun 2022. (Foto ist)

 

Pewarta : Amrin Landupa
Editor : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM_ Selama tahun 2022, Polres Fakfak menerima 222 pengaduan kasus. 152 kasus berhasil diselesaikan. Dan bila dibandingkan pada tahun 2021, jumlah kasus yang dilaporkan mengalami penurunan, sedangkan kasus yang diselesaikan mengalami kenaikan jumlah. Demikian disampaikan Kapolres Fakfak, AKBP. Hendriyana, S.E., M.H. dalam konferensi pers dipenghujung tahun 2022 yang dilangsungkan di ruang data Mapolres Fakfak pada Sabtu, 31 Desember 2022.

Dari beberapa kasus yang belum diselesaikan, satu diantaranya adalah kasus yang cukup menyedot perhatian masyarakat Fakfak, yakni laporan Bupati Fakfak terhadap Freddy Keryanto atas dugaan pelanggaran undang-undang ITE beberapa bulan lalu.

Kapolres Fakfak melalui pesan whatsapp menyampaikan bahwa, lantaran sangat padatnya jadwal Bupati, sehingga pihaknya belum mendapat kesempatan untuk meminta keterangan dari Bupati Fakfak.

“Betul, kasusnya masih proses karena padatnya jadwal beliau. Saya sudah koordinasi dengan  nasehat hukum beliau terus,” jelas Kapolres.

Sementara itu, dihubungi melalui pesan whatsapp, Freddy Keryanto enggan berkomentar dan bersedia memberikan komentarnya jika dihubungi melalui telepon. Alasannya agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Namun dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Freddy menyampaikan bahwa dirinya meminta agar kepolisian segera menuntaskan kasus yang menjerat dirinya dan dia menegaskan dirinya siap dipanggil kapan saja.

Satu kasus ini menjadi kasus yang cukup seksi, lantaran pelapornya adalah Bupati Fakfak. Apalagi, Freddy Keryanto yang dilaporkan, merupakan ketua salah satu partai politik besar.

Dalam Konferensi pers tersebut, Kapolres yang didampingi pejabat utama Polres Fakfak menjelaskan, k<span;>asus-kasus yang terjadi selama 2022 masih didominasi kasus-kasus konvensional, dalam arti tindak pidana umum, seperti penganiayaan, pengeroyokan, pencurian, perjudian, penggelapan, penipuan dan beberapa tindak pidana umum lainnya. Selain itu, ada juga tindak pidana tertentu, seperti tindak pidana ITE, KDRT, tindak pidana terhadap Anak, dan kejahatan narkotika.

Dari 222 kasus yang dilaporkan selama 2022, untuk penyelesaian tindak pidananya sebanyak 152 kasus, atau terjadi kenaikan sebesar 28,81 %. Sedang tahun 2021, dari jumlah laporan 227 kasus, yang dapat diselesaikan sebanyak 118 kasus.

5 kasus yang sering terjadi menurut ranking selama tahun 2022, yakni : penganiayaan biasa sebanyak 73 kasus, pencurian biasa 16 kasus, pengeroyokan 21 kasus, tindak pidana kejahatan terhadap anak 22 kasus, dan penipuan 13 kasus.

Adapun kasus menonjol yang ditangani Polres Fakfak selama kurun waktu 2022 sebanyak 8 kasus, dengan rincian : 1 kasus curanmor, 1 kasus pengrusakan, dan 6 kasus perjudian.

Terakhir, Kapolres Fakfak menegaskan, untuk tahun 2023 pihaknya akan melakukan penegakan hukum bagi pemilik kendaraan bodong  ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Video Viral Bocil Hamil, Adakah Pelanggaran Kode Etik Kedokteran?

  Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM_ Beberapa hari ini masyarakat Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dihebohkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *