
Reporter : Jojie Muskita Matitaputty
INFOFAKFAK.COM_ 87 peserta mengijuti Rapat Koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (REKSOSEK) Kabupaten Fakfak Tahun 2022 dengan mengusung tema, “Mencatat Untuk Membangun Negeri Satu Data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat”.
Kegiatan dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Fakfak, Girin, S.E. pada Senin, 28 September ini, diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Papua, Fakfak, Papua Barat.
Dalam sambutan Bupati Fakfak yang dibacakan oleh Asisten III Setda, disampaikan bahwa, dua tahun terakhir, 2020-2021, upaya membangun Indonesia dan khususnya memajukan Kabupaten Fakfak, terkendala tantangan berat dengan adanya pandemi covid-19.
Perekonomian terkontraksi, pengangguran naik, dan angka kemiskinan pun kembali meningkat. Oleh karena itu, dalam Rencana Kerja Pemerintah tahun 2021 dan 2022, dicetuskan tiga reformasi struktural yaitu reformasi sistem kesehatan, reformasi sistem kebencanaan, dan reformasi sistem perlindungan sosial yang menyeluruh bagi seluruh penduduk.
“Reformasi sistem perlindungan sosial diperlukan sebagai perbaikan mekanisme pelaksanaan program perlindungan sosial bagi seluruh warga negara berdasarkan kerentanan agar memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, mudah, akuntabel, dan responsif terhadap kondisi bencana,” ujar Girin.
Lebih jauh ia menjelaskan, terdapat enam prasyarat dalam reformasi sistem perlindungan sosial. Prasyarat utamanya adalah transformasi data menuju Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) seluruh penduduk.
Transformasi data menuju Regsosek merupakan upaya perubahan penyediaan data sosial ekonomi yang bersifat sektoral menjadi data yang terintegrasi dan akurat.
Pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu tidak hanya untuk program perlindungan sosial melainkan keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah. Selain itu juga digunakan untuk kepentingan perencanaan dan evaluasi pembangunan.
Data Regsosek akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang akurat.
Bupati dalam sambutannya juga berharap, dengan Rakorda ini akan terbangun kolaborasi yang baik dalam mendukung pelaksanaan Pendataan Awal Regsosek di Kabupaten Fakfak.
“Semoga dengan kegiatan ini data sosial dan berbagai data lainnya yang selama ini masih simpang siur dan tumpang tindih sehingga terjadi data ganda, kedepan data yang ada di BPS agar bisa disingkronkan dengan beberapa OPD yang terkait,” ujar Girin membacakan sambutan Bupati.
Sementara itu, laporan Ketua Panitia yang dibacakan oleh Andarias Rante menyampaikan, tujuan dari pendataan awal REGSOSEK 2022 adalah untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri dari profil kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat kelurahan/kampung.
Andarias Rante menjelaskan, output dari rapat koordinasi pendataan awal REGSOSEK 2022 di Kabupaten Fakfak diantaranya, tersampaikan proses bisnis pendataan awal registrasi sosial ekonomi tahun 2022 di Kabupaten fakfak, tercapainya persamaan persepsi terkait kebijakan untuk mensukseskan pendataan awal registrasi sosial ekonomi, tercapainya pelaksanaan kegiatan pendataan awal registrasi sosial ekonomi 2022 di Kabupaten Fakfak. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak