
Reporter : Jojie Matitaputty
Editor : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM_ Bupati Fakfak Untung Tamsil menyatakan, keputusan besaran TPP bagi tenaga pendidik di Kabupaten Fakfak sudah disepakati bersama.
“Kepala sekolah sertifikasi 1.900.000 rupiah, kepala sekolah non sertifikasi 1.800.000 rupiah, tenaga pendidik sertifikasi 1.800.000 rupiah, tenaga pendidik non sertifikasi 1.700.000 rupiah,” ungkap Untung Tamsil saat menemui anggota dan pengurus PGRI di halaman Kantor Bupati Fakfak Rabu 11 Mei 2022.
“Kami sudah membahas dan mendiskusikan serta mencari jalan keluar sesuai pertimbangan-pertimbangan dan regulasi serta sesuai yang bapak/ibu minta. Jika dihitung dan disesuaikan klasifikasi, maka angkanya akan jauh berbeda dan turun dari nilai sebelumnya. Hal ini karena adanya perhitungan berbagai kriteria. Misalnya guru ahli pertama kelas 8 belum memiliki kelas sertifikasi, maka hanya akan memiliki satu indikator sebagai bahan penilaian. Hal ini tentunya sangat mempengaruhi. Untuk itu, kami kembali ke kebijakan awal yaitu tidak merujuk pada klasifikasi dan ini sudah sangat adil dan berpihak pada para guru sekalian,” jelas Untung Tamsil.
Kemudian Bupati Fakfak Untung Tamsil menyampaikan besaran nilai yang telah disepakati bersama.
“Terkait golongan Iis, b c, ,d, akan diatur dalam kebijakan tersendiri, karena dalam aturan pembagian TPP tidak mengatur tentang golongan,” tsmbahnya.
Menyinggung adanya perbedaan tunjangan dengan tenaga kesehatan, karena tenaga kesehatan tidak memiliki tunjangan lain selain TPP. Sehingga dibebankan dalam TPP, maka angka yang didapatkan 2.000.000 rupiah. Sedangkan guru, memiliki tunjangan lain selain TPP seperti Bosda, tunjangan khusus serta TPC bagi yang sdh sertifikasi.
Bupati kembali menyampaikan keseriusannya dalam melihat pendidikan di Kabupaten Fakfak. Menurutnya, masalah pendidikan sudah menjadi bagian di dalam programnya sedari awal sejak terpilih.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Hermanto Hobrow, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para guru yang telah mengikuti aksi pada hari Senin dan Rabu dengan baik dan aman.
“Guru harus tetap menjaga etika dan semangatnya dalam menyampaikan aspirasi dan melayani,” ucap Hermanto.
Ketua PGRI Kabupaten Fakfak Amin Jabir Suery menyatakan apresiasinya kepada pemerintah Kabupaten Fakfak. Menurutnya, meski nilai yang diminta tidak sesuai dengan keputusan karena<span;> banyak pertimbangan, aturan dan penilaian indikator, maka menurunya, hasil ini sangat baik dan harus diterima serta disepakati bersama. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak