Home / Headline / Gubernur Papua Barat, “Pemekaran Kokas Sudah Final, Sudah Memenuhi Syarat.”

Gubernur Papua Barat, “Pemekaran Kokas Sudah Final, Sudah Memenuhi Syarat.”

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. menghadiri Gelar Tikar Adat di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin, 13 September 2021 (Foto IF)

Reporter:  Sri Maryati   | Editor : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, KOKAS_ Gubernur Papua Bara, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., Senin 13 September 2021, menghadiri Gelar Tikar Adat, untuk membahas persiapan pemekaran Kabupaten Kokas.

Dalam Gelar Tikar Adat yang dilangsungkan di lapangan Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini, Gubernur menerima berkas administratif yang menjadi syarat Distrik Kokas menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten dari Raja Petuanan Wertuar, H. Musa Heremba.

Gubernur menegaskan bahwa, persiapan Kokas serta beberapa distrik di sekitar Distrik Kokas untuk dimekarkan menjadi Ksbupaten Kokas, sudah final dan sudah memenuhi syarat.

“Pemekaran Kokas sudah final, sudah memenuhi syarat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menceritakan, masalah pemekaran Kokas sebenarnya sudah dibahas sejak lama, yakni pada akhir masa jabatan kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  tahun 2014.

“Dalam Undang-undang nomor 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, didalamnya termasuk agenda pemekaran, baik pemekaran provinsi maupun kabupaten di tanah Papua. Maka hal ini merupakan kesempatan untuk berjuang bersama. Selain itu, bila Bupati dan Wakil Bupati sudah mendukung, berarti semua akan lebih mudah,” lanjutnya.

Menurut Gubernur, meski masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2022 mendatang, sebagai Ketua Suku Besar Arfak, dirinya akan terus memperjuangkan pemekaran daerah ini.

Sementara itu, Bupati Fakfak, Untung Tamsil menyatakan dukungannya atas pemekaran Distrik Kokas dan beberapa distrik lainnya, menjadi Kabupaten Kokas.

“Sampaikan secara baik kepada pemerintah dan kami akan mendukung upaya pemekaran Kabupaten Kokas ini. Harus ada kerjasama lintas lembaga adat dan petuanan. Tidak boleh ada kelompok kelompok. Saya harap sisihkan anggaran untuk persiapan ini,” ujar Untung Tamsil.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom menyebut dirinya bagai dua sisi mata uang. Sebab, selain sebagai Wakil Bupati Fakfak, dirinya merupakan anak Kokas juga.

“Saya ingin mengingatkan janji Bapak Gubernur yang pernah disampaikan bahwa, pemekaran Kokas tunggu waktunya,” ujar wanita pertama di Kabupaten Fakfak yang menjabat sebagai wakil bupati ini.

Dalam gelar tikar adat yang dihadiri oleh pejabat pemerintah Provinsi Papua Barat,  Danrem 182/JO, Forkopimda, beberapa Raja dan tokoh masyarakat ini, Gubernur Papua Barat menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak covid 19.

Gubernur juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan melaksanakan protokol kesehatan, meski tren covid-19 di Papua Barat menurun. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Terungkap, Manusia Fakfak Telah Ada Sejak 10.000 Tahun Silam

Reporter : Jojie Matitaputty Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Jejak peradaban manusia Fakfak, diyakini ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *